Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa saja potensi pada garis semu ?

LI Light Yagami 9 years ago

Garis merupakan unsur penting dalam seni rupa. Garis sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu garis nyata dan garis semu. Setiap garis memiliki potensi masing-masing. Apa saja potensi pada garis semu ?

18

Potensi Garis Semu

  • Garis semu batas limit suatu benda, batas warna, batas ruang. Garis semu terjadi dari batas limit suatu benda/ objek (kubus, balok, silinder, dan lain-lain), batas ruang, batas warna, dan benda/ objek-objek lain apa saja yang seolah dibatasi garis. Di tempat-tempat tersebut sesungguhnya tidak ada garis, tetapi hanya karena adanya bayangan gelap terang (value) akibat adanya cahaya. Garis ini sangat penting dalam seni rupa karena beruna sebagai penolong mewujudkan suatu bentuk ke dalam tafril. Setiap menggambar benda apa saja umumnya dimulai dengan garis, walau tidak selalu begitu. Dengan demikian, garis merupakan sarana yang paling “irit” dalam seni.

  • Garis semu bentuk massa.
    Garis semu dari bentuk massa suatu benda/ objek seperti kawat, tali, galah, tiang listrik, dan semacamnya yang dapat dibayangkan sebagai garis, sangat penting dalam seni rupa dan desain, karena garis-garis dengan bentuk massa tersebut dapat membantu memberikan ekspresi tertentu dalam menciptakan karya seni dan desain, misalnya lukisan dengan media tali.

  • Garis semu dari rangkaian massa.
    Garis semu yang terjadi dari rangkaian massa sangat penting dalam seni rupa, karena garis semacam ini dapat membantu menciptakan keindahan. Garis semu ini antara lain berguna:

  • Untuk menyatukan atau menggerombolkan objek-objek pada suatu garis tertentu, sehingga susunan tidak cerai berai (prinsip kesatuan/ unity).

  • · Untuk menciptakan irama, dimana gerak garis semu dapat diciptakan menurut keinginan, sehingga dapat membentuk irama tertentu misalnya gemulai, tajam, keras, dan sebagainyayang enak dilihat (prinsip irama/ rhythm).
  • · Untuk membimbing pandangan dari satu tempat ketempat lain yang dipentingkan, sehingga si penikmat dapat mengamati karya secara berurutan dari awal sampai keseluruhan karya secara enak (prinsip dominasi)
  • · Untuk menentukan karakter karya seni dengan bentuk garis yang dibuat, misalnya tugu monas dengan garis vertikal yang mempunyai karakter megah, kuat, stabil, dan lain-lain.
  • Karakter garis merupakan bahasa rupa dari unsur garis, baik untuk garis nyata maupun garis semu. Bahasa garis ini sangat penting dalam penciptaan karya seni/ desain untuk menciptakan karakter yang diinginkan. Misalnya bentuk tugu, dapat diterjemahkan kedalam bentuk garis vertical, bangunan rumah yang mendatar dapat diterjemahkan kedalam bentuk garis mendatar.