Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Kontras atau penekanan adalah kesan yang diperoleh karena adanya dua unsur yang berlawanan. Perbedaan yang mencolok pada warna, bentuk, dan ukuran akan memberikan kesan yang tidak monoton.

Berikut ini merupakan beberapa warna kontras
* Kontras komplementer. Dua warna yang saling berhadapan dalam lingkaran warna, karena dua warna tersebut memiliki jarak yang paling jauh dalam lingkaran warna. Warna komplementer dapat menimbulkan after image yaitu suatu fenomena apabila kita menatap sedikit lama suatu warna, kemudian memejamkan mata, maka sewaktu mata memejam akan terlihat warna komplementernya. Warna komplementer cocok digunakan untuk pewarnaan sesuatu yang dikehendaki ingin cepat terlihat, misalnya untuk desain grafis, spanduk, baliho, liflet dll.

  • Kontras Split Komplemen (kontras dua warna komplemenbias). Split/bias komplemen yaituwarna-warna yang bersebrangan pada lingkaran warna, tetapi menyimpang kekiri atau kekanan.

  • Kontras Triad Komplemen (kontras segi tiga atau kontras tiga warna). Jika menginginkan tata rupa tiga warna kontras maka dapat menggunakan kontras segi tiga. Dengan membuat segitiga sama sisi dalam lingkaran warna, misalnya: merah-kuning-biru, atu jingga-hijau-ungu. Terdapat empat kelompok dalam lingkaran warna.

  • Kontras Tetrad Komplemen (double komplemen atau kontras empat warna). Ini dapat dengan menggunakan segi empat pada lingkaran warna