Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Siapa saja musisi Indonesia yang beralih ke musik EDM sebagai aliran musiknya?

djakarta_ratio-16x9|690x387

Karena perkembangannya di Indonesia, banyak musisi Indonesia yang mulai mencoba musik EDM sebagai aliran musiknya. Siapa saja musisi-musisi tersebut?

20

Musik EDM sendiri memiliki keragaman jenis, bahkan hibridasi elemen dapat membentuk genre yang sama sekali baru. Oleh karena itu, tak salah jika banyak musisi pop Indonesia yang kemudian beralih memainkan musik elektronik dansa.

  1. Rinni Wulandari

Nama Rinni Wulandari pertama kali dikenal di panggung hiburan Indonesia saat ikut dalam ajang pencarian bakat Indonesia Idol Musim Keempat tahun 2007. Mewakili kota Medan, Rinni keluar sebagai pemenang mengalahkan Wilson. Ia kemudian mengeluarkan sebuah album dan dikenal lewat beberapa singel hits Aku Tetap Milikmu, Aku Bukan Boneka dan Oh Baby.

Tahun 2015 Rinni kembali mengikuti kompetisi musik The Remix bersama produser musik Jevin Julian membentuk grup Soundwave. Meski menduduki posisi runner-up, musikalitas keduanya terdengar lebih kencang dari jawaranya, Monostereo. Selain memenangkan kontestasi tersebut, Rinni terlibat cinta lokasi bersama pasangannya di Soundwave, Jevin Julian. Mereka kemudian menikah pada Mei 2017 lalu.

  1. Enda dan Onci "Ungu"

Dua gitaris band Ungu bekolaborasi dalam satu proyek di luar Ungu. Pada 2014 Enda dan Onci membentuk grup musik Volmax bersama tiga personel lain, Meta, Arien Catherine dan Iannow. Singel pertama mereka berjudul It's Alright yang dirilis pada 2015 dan Everytime.

Volmax sendiri masih dinaungi Trinity Optima Production, label yang sama dengan Ungu. Kendati sibuk bersama Volmax, Enda dan Onci masih tetap memprioritaskan Ungu yang kini sedang vakum sejak sang vokalis, Pasha mengabdikan diri sebagai Wakil Wali Kota Palu.