Beliau pernah belajar menari di Padepokan Seni Bagong Kussudiardjo, Yogyakarta. Serta belajar menari dari tokoh Zapin Riau Amrin Sabrin, Tom Ibnur, H.O.K. Nizami Jamil, M. Darus Sakai, serta seniman tradisi Riau lainnya.
Lalu, pada 17 Agustus 1984 silam, beliau mendirikan Pusat Latihan Tari Laksemana dengan karya pertamanya, Dramatari ‘Laksamana Hang Tuah’, yang dipergelarkan di Gedung Olah Seni Tangkerang (sekarang Taman Budaya Riau). Karya tari yang pernah ditampilkannya, antara lain : ‘Perisai’ ditampilkan pada Festival Tari Nasional di Taman Ismail Marzuki Jakarta 1984), ‘Zikir’ ditampilkan pada Festival Tari Daerah Nasional di Jakarta (1985), Dramatari ‘Cik Masani’ (Lancang Kuning) ditampilkan pada Pekan Dramatari Nasional di Taman Ismail Marzuki Jakarta (1986), dan lain sebagainya.
Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Direktur Pasar Tari Kontemporer (PASTAKOM) dan penasehat Dewan Kesenian Riau disamping menjadi Artistic Director dan koreografer PLT. Laksemana