
Kamu ingat gak pada sekitar tahun 2010 sampai 2013-an di Indonesia sedang ramai-ramainya muncul boyband dan girlband baru. Fenomena ini gak lepas dari demam korean wave yang sedang melanda negara kita. Jadi selain menggemari artis-artis Korea-nya langsung, banyak juga produser dalam negeri yang menciptakan grup tanah air rasa idol luar.
Popularitas musik di Indonesia bersifat musiman
Musisi sekaligus jenis musik yang diminati masyarakat Indonesia seringkali berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Misalnya di tahun 2000an lagi musimnya band dengan lagu-lagu galau, tahun depannya udah ngehits penyanyi dangdut dengan lagu-lagu remixnya. Dan sekarang lagi banyak-banyaknya penyanyi solo sekaligus genre musik EDM. Hmm, mungkin orang Indonesia bosenan ya atau mungkin lebih kreatif dalam menciptakan/mempopulerkan berbagai warna musik?
Kurang persiapan
Kalau di Korea, sebuah agensi membentuk sebuah grup Kpop yang anggotanya telah menjalani trainee selama beberapa bulan bahkan beberapa tahun. Jadi mereka dijamin sudah siap secara kemampuan maupun mental buat diterjunkan sebagai artis. Kalau di Indonesia, sepertinya sistem trainee menahun belum diberlakukan ya? Dan kebanyakan hanya berdasar audisi dan kemudian menjalani pelatihan dalam waktu singkat.
Apalagi ya kira-kira?
Sumber