Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Faktor apa yang membuat musik pop di Indonesia sudah tidak terkenal lagi?

lagu-pop-indonesia|690x517

Musik pop adalah musik yang mudah diperoleh, menekankan pada chorus atau penekanan lagu, dengan lirik yang menyenangkan bertema romantis, dan berorientasi pada komersil.

19

Sebagai orang Indonesia kadang kita kurang bangga dengan karya-karya musik negeri sendiri. Hal ini terjadi karena pengaruh musik-musik dari luar terutama dari barat, belum lagi lagu-lagu K-Pop Korea, Jepang, dan Bollywood India.

Memang saat ini industri musik di Indonesia sedang lesu karena pergeseran dari penikmat music dalam bentuk fisik “CD” ke digital, belum lagi pembajakan lagu yang semakin mudah tinggal upload dan download yang bebas beredar disitus-situs Internet.

Tapi di diluar sana, banyak orang dari mancanegara yang sangat suka dan menikmati musik dan lagu-lagu dari Indonesia seperti berikut ini :

  1. Mahasiswa-Mahasiswi Limkokwing
    Para mahasiswa-mahasiswi dari Limkokwing University Malaysia yang terdiri dari beberapa Negara seperti Nigeria, Oman, Iraq, India, Pakistan, China, Iran, Malaysia, Korea mendapatkan tantangan untuk menyanyikan bersama-sama beberapa tembang hits dari RAN. Dan kolaborasi mereka cukup keren loh, karena banyak dari mereka yang sama sekali tidak bisa berbahasa Indonesia..!
  2. Cewek Thailand
    Nah, satu lagi nih ada cewek Thailand suka banget ngecover lagu-lagu Indonesia dengan gitarnya. Mulai dari lagu Noah, Geisha, ST12, Kangen Band dan lagu-lagu hits Indonesia lainnya. Dan kerennya lagi cewek ini memiliki suara yang sangat merdu dengan bahasa Indonesianya yang cukup fasih ketika bernyanyi.
  3. Nlpeter
    Peter Fennema merupakan salah satu warga Belanda yang terkenal di Indonesia karena kepiawannya menyanyikan dan mengcover lagu-lagu POP Indonesia seperti lagu Chrishye, Dewa 19, D’Masiv, Andra and The Back Bone, bahkan lagu-lagu lawas Indonesia seperti Ebiet G ADE dan lagu anak-anak. Peter juga pernah mengisi acara-acara musik yang diselenggarakan oleh kampus dan sekolah International di Indonesia.
  4. Ricky Ujung
    Jika di Indonesia banyak orang yang tergila-gila dengan k-pop mulai dari film, musik, bahkan mempelajari bahasanya. Kali ini ada orang Korea bernama Ricky Ujung yang mempelajari sastra Indonesia di universitas Korea. Kini ia dikenal sebagai orang Korea yang bisa menyanyikan lagu dangdut dan juga tinggal di Indonesia.
  5. Mocca
    Siapa yang tidak kenal dengan band indie asal Bandung Mocca. Walau saat ini Mocca sedang vaccum karena Arina berada di Amerika mengikuti suaminya. Band Mocca masih tetap eksis, dan pada masa kejayaannya Mocca tidak hanya dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Tapi Mocca sangat diterima oleh banyak penikmatnya di Korea, bahkan banyak orang Korea yang sangat hafal dengan lirik lagu yang dibawakan Arina seperti Happy dan beberapa lagu Mocca lainnya juga sempat dijadikan soundtrack iklan dan film di Korea.
  6. Nicholas Teo
    Nicholas Teo merupakan salah satu musisi Malaysi Tionghoa yang dikontrak salah satu label musik yang berbasis di Taiwan. Ia sering mengcover lagu-lagu Indonesia dalam bahasa Mandarin, beberapa lagu Indonesia yang pernah ia cover seperti soundtrack film Heart yang dibintangi dan dinyanyikan Acha Septriasa dan Irwansyah, dan lagu Sempurna yang dinyanyikan oleh Andra and The Backbone.
  7. Bengawan Solo
    Siapa yang tak kenal dengan maestro kroncong Gesang Martohartono (1917-2010) yang menciptakan lagu Bengawan Solo. Lagu yang satu ini sangat terkenal di Jepang dan diterjemahkan ke 13 bahasa. Tak heran lagu Bengawan Solo juga menarik perhatian salah satu orang Amerika bernama David DiMuzio, di akun youtubenya ia menyanyikan lagu tersebut dengan bahasa Indonesia yang sangat fasih.
  8. Fabrizio Faniello
    Lagu band Wali yang berjudul “Cari Jodoh” juga dinyanyikan di Eropa khususnya di Jerman. Lagu tersebut dinyanyikan kembali oleh penyanyi asal Malta, Fabrizio Faniello dalam bahasa Inggris. Selain lagu Cari Jodoh, lagu Baik-baik Sayang juga diganti dengan judul My Heart is asking you dan semuanya resmi atas izin produser Wali.
  9. Hiromi Sinden Jepang
    Banyak orang Indonesia seolah tak peduli dengan kebudayaannya sendiri. Contohnya musik dan lagu daerah, akan tetapi seorang wanita berdarah Jepang asli bernama Hiromi Kano mempelajari gamelan jawa saat ia kuliah di Jepang. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk memperdalam mempelajari gamelan Jawa hingga ke Indonesia dan dengan bagga kini ia berprofesi sebagai sinden di Indonesia dan sering menggelar pertunjukan ke mancanegara.
  10. Reaction Agnes Monica
    Di sejumlah channel youtube banyak orang luar negeri yang mengomentari penampilan, lagu, dan video clip dari Agnes Monica. Banyak respon positif yang didapat Agnes dari sejumlah pecinta musik mancanegara. Dengan diterimanya karya-karya Agnes oleh banyak orang diluar sana, hal ini membuktikan kerja keras dan totalitas Agnes untuk Go International terbayar sudah.