Secara etimologi, kata Marching Band sampai saat ini belum memiliki padanan kata
dalam bahasa Indonesia. Asal-usulnya dari benua eropa dan minim kosakata indonesia. Sehingga tidak heran jika semua kata-kata yang berhubungan dengan marching band, baik dari nama-nama peralatan dan personilnya banyak menggunakan atau diserap dari bahasa inggeris. Karena kata Marching Band diserap dari bahasa inggeris, terdiri dari dua kata yakni march (verba/kata kerja) menurut kamus berarti berjal an, kemudian menjadi kata benda atau sifat setelah mendapat imbuhan –ing (Gerund), menjadi marching artinya gerak (yang bergerak) atau Perjalanan (yang berjalan). Band artinya kumpulan 2usic. Dengan demikian, Marching Band artinya music bergerak atau music berjalan (music in motion). Marching Band adalah kegiatan seni music atau musical activity.
Keseluruhan kegiatan marching Band dibagi dalam dua bagian pokok yakni musical dan
visual. Keduanya merupakan satu kesatuan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan satu sama
lain.
Bila kita lihat aktifitasnya dari dekat, tata cara yang dilakukan maupun seragam yang
digunakannya menyerupai militer. Darisanalah kemudian kita sedikit tahu tentang kegiatan
marching band yang berlatih 2usic serta melatih disiplin ala militer.
Marching band adalah suatu kegiatan music yang dipergunakan bagai kepentingan barisberbaris atau sekumpulan orang yang memainkan baris-berbaris atau sekumpulan orang yang memainkan music dalam barisan pada perkembangannya baik di dalam parade maupun acara ketentaraan marching band mulai memperkaya lagu dan mulai membentuk harmoni baik dari seksi alat tiupnya. Dan dari seksi perkusi mulai mengembangkan pukulan-pukulan ataupun ritem di dalam memainkan perkusinya.
Peralatan Umum Marching Band
Adapun jenis peralatan-peralatan yang ada dalam Marching band dapat juga disebut bagian
barisan (line) secara umum dijelaskan sebagai berikut:
1. Alat tiup (Horn line/barisan tiup)
Alat tiup marching band dibagi dalam 2 (dua jenis, yakni:
- Wood wind (tiup kayu): alat tiup yang menggunakan unsur kayu, contoh : Clarinette, Flute/piucolo, saxophone
-
Brass wind( tiup logam): alat tiup yang menggunakan unsur logam, contoh: trompet, cornet, flugel Horn, Mellophone, Trombone, French Horn, Baritone Horn, Euphenium Tuba, sousaphone.
-
Alat tiup Pukul (Percussion line/ barisan perkusi).
Alat tiup pukul (perkusi) dibagi dua bagian, yakni:
-
Battery Percussion :
Contoh: snare drum, timp-tom, bass drum
-
Pit percussion:
Dalam suatu show marching band, instrumen-instrumen yang tidak dapat disandang, misalnya timpani, conga, chime, china gong, concert bass drum serta percussion accessories lainnya disebut pit percusion. Pit percussion tersebut ditempatkan pada tempat khusus dan terpisah yang disebut staging area. Staging area umumnya berada di depan atau disamping kiri dan atau kanan field commander. Pit percussion terseubut adalah: Xylophone, Marimba, bells, timpani, chimes, china gong, concert bass drum, bongo, timbales, suspended cymbals, wind chimes serta percussion accessories, misalnya tambourines, triangles, claves, vibraslaps, cow bells, wood blocks, maracas, fingerm cymbals, dll.
- Colour Guard line (barisan pendukung)
Colour guard line terdiri dari:
- Flags atau silk (bendera).
- Rifle (senapan)
- Sabre (pedang)
Colour guard tersebut digunakan dalam pagelaran marching band secara maksimal
untuk memberikan efek visual. Jumlah pemain guard ini antara 8 – 10 orang, bias 12 orang, 16, 18 dan bahkan 20 orang lebih, tergantung jumlah seluruh pemain musiknya dalam ketetntuan tidak melebihi pemain music inti.
Jenis dan Personil Marching Band
-
Jenis marching Band.
Dalam buku kirnadi (2004) dijelaskan bahwa marching Band adalah perkawinan
antara seni musik dengan baris berbaris dan seni tari. Dari alat-alat yang digunakan kita bias melihat bahwa marching band lahir dari eropa. Dalam perkembangannya, marching band mengalami penyempitan makna sekaligus perluasan bidang. Dalam tulisan ini, penulis menggunakan istilah marching band untuk menunjukkan marching band secara umum, termasuk drum band, drum cops dan marching brass. Secara umum dilihat dari jumlah anggotanya, marching band dibedakan menjadi:
-
Drum Band
Ini adalah unit terkecil, biasanya anggotanya berjumlah sekitar 50 orang. Unit ini
biasanya terdapat pada tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama
(SMP) sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Alat yang digunakan juga sedikit, hanya terdiri
dari recoder sopran dan alto, belllyra dan pianica. Dalam alat pukul hanya terdapat
beberapa snare drum, bass drum, dan cymbal.
-
Marching Band.
Unit ini lebih banyak dari drum band, personilnya berjumlah sekitar 100 orang. Alat yang
digunakan juga sudah lengkap. Alat tiup menggunakan trumpet: flugle, mellophone,
marching trombone dan tuba. Dalam percussion line terdapat snare drum, trio tom, quart
tom, bass drum, cymbal, marching bells. Bila alat tiup lebih banyak dan lebih bercvariasi
digunakan dari alat pukul, biasanya disebut marching brass.
-
Drum corps.
Unit ini adalah unit yang paling besar dan paling lengkap. Biasanya personilnya
berjumlah lebih dari 100 orang. Alat yang digunakan pada dasarnya sama dengan
marching band, tapi jumlah personilnya yang membedakan, lebih banyak dan lebih
variatif.
-
Personil dalam marching band.
Perosnil atau orang yang memainkan marching band itu terbagi sbb:
-
Field Commander (gitapati)
Adalah komandan tertinggi dalam marching band. Ia bertugas untuk memimpin
seluruh pasukan (pemain) dan mengatur segala sesuatunya, termasuk lagu dan
memberikan ketukan serta menjaga tempo. Biasanya selalu berada di depan barisan.
Oleh karena itu, biasanya ia memakai pakaian yag sedikit berbeda dengan pemain
lain. Dalam pertandingan, sebelum tampil biasanya gitapati melakukan suatu atraksi
untuk menarik perhatian penonton. Atraksi ini bias berupa tarian, break dance, atau
aksi lain yang dapat mengundang tepuk tangan penonton.
-
Drum Major dan Majorette (paramananda dan paramanandi)
Bertugas membantu gitapati dalam meluruskan barisan, atau merapikan bentuk
display. Biasanya ia membawa tongkat yang telah dihiasi. Dengan tongkat itu ia
menyajikan atraksi untuk menarik perhatian penonton. Seperti halnya Field
Commander, biasanya drum major pun memakai kostum yang sedikit berbeda dengan
personil lain.
-
Hornline (barisan tiup).
Hornline adalah sekumpulan pemain yang menggunakan alat tiup. Pasukan ini
biasanya terdapat di depan. Pada umumnya, jumlah pasukan ini adalah yang
terbanyak dalam suatu marching band.
-
Percussion line (barisan perkusi).
Yaitu pemain alat pukul. Perbandingan jumlah pemain alat tiup (horn line) dan alat
pukul (percussion line) yang ideal adalah 3:1, sebab suara alat pukul lebih keras dari
alat tiup.
-
Dancer (penari).
Penari yang dimaksud adalah pasukan yang tidak memainkan alat music baik alat
pukul atau alat tiup. Mereka memberikan warna untuk musik yang dimainkan.
Dahulu hanya sekedar tim penbdukung, namun saat ini sangat dibutuhkan
sebagaimana pemain music karena keduanya saling berkatan da mengisi satu sama
lain. Penari ini bisa dibuat pada barisan atau tim khusus atau masuk dalam tim
tersendiri yang terdiri dari :
-
Colour guard.
Colour guard bertugas membawa bendera bertiang (flags) untiuk menarik
perhatian penonton. Sambil pemain lain memainkan alatnya. Colour guard menari
dengan melakukan atraksi dengan benderanya.Dalam pertandingan berskala nasional,
Colour guard tidak hanya dilengkapi dengan bendera saja, tapi juga alat lain seperti
kipas, bunga, topeng, dsb. Karena tugasnya untuk menarik perhatian penonton,
biasanya posisi CG diisi oleh wanita. Namun perkembangan sampai saat ini tidak
terbatas untuk pria juga.
-
Pompom Girl.
Adalah sekumpulan wanita yang menjadi pendukung dalam marchin band.
Biasanya mereka disatukan dengan colour guard, artinya dirangkapkan. Dalam
pertandingan berskala nasional, mereka melakukan atraksi lain seperti tari topeng,
tari dengan rebana, atau tarian tradisional dan modern tergantung tema yang
diusung oleh marching bandnya.
[details="Referensi"]
Harahap. Selayang pandang Seni Marching Band
http://digilib.unimed.ac.id/895/1/Full%20Text.pdf
[/details]