Teks Ada-ada Ngrempak
gagah kawuryan,
Kusuma prawiratama,
Aglar olah kridhaning warastra,
Samapta mandhe gandhewa,
Pinenthang amrih sampurna,
Gumolong sedyanya gilig.
Berikut ini merupakan jenis jenis tindak tutur pada teks ada-ada ngempak :
-
Gumelar gagah kawuryan: Tindak tutur asertif, berfungsi untuk menginformasikan, merupakan bentuk tindak tutur yang menggambarkan atau menginformasikan tentang prajurit yang terlihat gagah saat mereka sedang siaga atau bersiap.
-
Kusuma prawiratama: Tindak tutur asertif, berfungsi untuk menyampaikan informasi, merupakan bentuk tindak tutur yang menggambarkan prajurit yang mempunyai kesaktian yang tidak dimiliki oleh prajurit yang lainnya.
-
Aglar olah kridhaning warastra: Tindak tutur asertif, berfungsi menginformasikan sesuatu, merupakan bentuk tindak tutur yang menggambarkan prajurit sedang berlatih untuk mengasah kemampuan dirinya dalam mengolah senjata, dalam hal ini adalah senjata gendhewa atau jemparing.
-
Samapta mandhe gandhewa: Tindak tutur asertif, berfungsi untuk menyampaikan informasi tertentu, merupakan bentuk tindak tutur yang menggambarkan prajurit yang bersiaga dengan senjata gendhewa atau jemparing sebagai tanda kesiapannya.
-
Pinenthang amrih sampurna: Tindak tutur direktif, berfungsi untuk melakukan suatu tindakan, merupakan tindak tutur yang menyuruh prajurit agar fokus dalam mengarahkan dan membidik sasaran.
-
Gumolong sedyanya gilig: Tindak tutur ekspresif, berfungsi semangat, merupakan bentuk tindak tutur keadaan jiwa prajurit yang merasa bersemangat, percaya diri, dan mempunyai kebulatan tekad. Maksud dan tujuan atau cita-cita seorang prajurit terkonsentrasi menjadi satu dalam kebulatan tekad.
Implikatur teks Ada-ada Ngrempak adalah penggambaran prajurit yang gagah dan sakti sedang berlatih ketrampilan dalam mengolah senjata gendhewa atau jemparing.