Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa yang Dimaksud dengan Anekdot?

LA Laili Nur 6 years ago

image|690x350

Salah satu jenis karya sastra adalah anekdot. Apa yang dimaksud dengan anekdot?

33

Anekdot merupakan kisah pendek tentang peristiwa atau perilaku tokoh yang benar tidaknya tidak dapat dipastikan.

Keraf (1991) menyatakan bahwa anekdot adalah semacam cerita pendek yang bertujuan menyampaikan karakteristik yang menarik atau aneh mengenai seseorang atau suatu hal lain. Jadi, anekdot itu bisa diartikan cerita pendek yang berkarakter dan didalamnya mengandung kritikan yang membangun. Bisa juga diartikan sebagai cerita lucu yang bertujuan untuk mengkritik seseorang atau sesuatu hal.

Selain itu Tim Studi Edukasi (2013) menyatakan bahwa teks anekdot adalah cerita lelucon atau humor yang didalamnya terkandung pelajaran ataupun nasihat. Tujuannya untuk menyindir atau mengingatkan seseorang tentang suatu kebenaran.

Struktur Teks Anekdot

Gerot dan Wignell dalam Wachidah (2004) menyatakan bahwa teks anekdot pada umumnya terdiri atas lima bagian atau struktur generik sebagai berikut.

  1. Abstrak adalah bagian di awal paragraph yang berfungsi untuk memberi gambaran tentang isi teks. Biasanya bagian ini menunjukan hal unik yang ada di dalam teks.
  2. Orientasi adalah bagian yang menunjukan awal kejadian cerita atau latar belakang bagaimana peristiwa terjadi.
  3. Krisis adalah bagian dimana terjadi pada penulis/orang yang diceritakan.
  4. Reaksi adalah bagian bagaimana penulis atau orang yang ditulis menyelesaikan masalah yang timbul di bagian krisis tadi.
  5. Koda adalah bagian akhir cerita unik tersebut. Bisa juga dengan memberi kesimpulan tentang kejadian yang dialami penulis atau orang yang ditulis.

Kemendikbud (2013) menyatakan bahwa struktur teks anekdot sebagai berikut.

  1. Abstraksi adalah berupa isyarat akan apa yang diceritakan berupa kejadian yang tidak lumrah, tidak biasa, aneh, atau berupa rangkuman atas apa yang akan diceritakan atau dipaparkan teks;
  2. Orientasi adalah pendahuluan atau pembuka berupa pengenalan tokoh, waktu dan tempat;
  3. Krisis adalah pemunculan masalah;
  4. Reaksi adalah tindakan atau langka yang diambil untuk merespon masalah.
  5. Koda adalah perubahan yang terjadi pada tokohan pelajaran yang dapat dipetik dari cerita, dan
  6. Reorientasi yaitu ungkapan yang menunjukan cerita sudah berakhir.

Langkah-Langkah Menulis Teks Anekdot

Leonardoyski (2014) menyatakan bahwa langkah-langkah teks anekdot sebagai berikut.

  1. Menentukan topik yang menggelitik (lucu) dan mengandung hikmah atau pembelajaran tertentu.
  2. Mengumpulkan bahan dengan observasi lapangan, imajinasi, membaca buku.
  3. Menentukan subtopik.
  4. Menyusun kerangka anekdot dengan memanfaatkan subtopic yang tersedia.
  5. Mengembangkan kerangka yang telah dibuat menjadi anekdot yang lengkap.