Komponen Abiotik
Komponen abiotik adalah “komponen fisik dan kimiawi yang tergantung pada suatu ekosistem sebagai medium atau substrat untuk berlangsungnya suatu kehidupan” Irnaningtyas (2013, h. 391). Komponen-komponen Abiotik meliputi :
1) Udara merupakan sekumpulan gas pembentuk atmosfer yang menyelimuti bumi
2) Air merupakan jenis unsur atau senyawa kimia dalam jumlah yang bervariasi contohnya natrium, kalsium, amonium, nitrit, nitrat, dan fosfat
3) Tanah terbentuk karena proses destruktif (pelapukan batuan, pembusukan senyawa organik) dan sintesis (pembentukan mineral). Komponen tanah yang utama adalah air, bahan mineral, bahan organik, dan udara. Irnaningtyas (2013, h. 392),
4) Garam mineral berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam dan basa, mengatur kinerja alat tubuh, dan untuk proses metabolisme,
5) Sinar matahari merupakan sumber energi bagi seluruh kehidupan di bumi,
6) Suhu adalah derajat energi panas yang berasal dari radiasi panas sinar, terutama yang bersumber dari matahari,
7) Kelembapan di suatu ekosistem di pengaruhi oleh intensitas sinar matahari, angin dan curah hujan,
8) Derajat keasaman (pH) sangat berpengaruh untuk kehidupan tumbuhan,
9) Topografi adalah keadaan naik turun atau tinggi rendahnya permukaan bumi dan juga mempengaruhi keadaan iklim yang menyangkut suhu dan kelembapan.