Menurut Bandura (dalam Alwisol, 2010), faktor-faktor yang mempengaruhi regulasi diri meliputi faktor internal seperti observasi diri, proses penilaian, reaksi diri; serta faktor eksternal seperti interaksi dengan lingkungan dan bentuk penguatan (reinforcement).
Faktor regulasi diri yang lain dikemukakan oleh Zimmerman dan Pons (dalam Ghufron, 2012). Menurut Zimmerman dan Pons, ada tiga faktor yang mempengaruhi regulasi diri, yaitu:
a. Individu
Faktor individu meliputi:
1. Pengetahuan individu, semakin banyak pengetahuan yang dimiliki oleh individu akan semakin membantu individu tersebut dalam meregulasi dirinya.
2. Tingkat kemampuan metakognisi yang semakin tinggi akan semakin membantu individu dalam melaksanakan regulasi diri pada tiap individu.
3. Tujuan yang ingin dicapai, semakin besar tujuan yang ingin dicapai oleh individu maka akan semakin tinggi kemampuan regulasi diri tiap individu untuk mencapai tujuannya.
b. Perilaku
Perilaku merujuk pada upaya individu untuk menggunakan kemampuan yang telah dimiliki. Semakin besar upaya individu dalam mengatur mengorganisasi aktivitas merekan makan akan meningkatkan regulasi diri pada diri mereka.
c. Lingkungan
Lingkungan menjadi salah satu faktor regulasi diri, hal ini bergantung pada kondisi lingkungan tersebut yang dapat mendukung atau justru tidak mendukung terjadinya regulasi diri pada diri individu.
Referensi :
Alwisol. (2010). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.
Ghufron M.N.& Risnawati R.S. (2012). Teori-teori Psikologi. Jogjakarta: ArRuzz Media.