Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana Cara Mengenali Pasangan yang Manipulatif?

HA Hanif Mursyida 5 years ago

Perilaku manipulatif tidak hanya dialami oleh tokoh-tokoh yang ada dalam film, tetapi juga bisa dialami oleh orang-orang sekitar kita, tidak terkecuali pasangan. Pasangan juga bisa berperilaku manipulatif, baik perempuan maupun laki-laki. Lalu bagaimana cara kita mengenali perilaku pasangan yang manipulatif?

30

Menurut sumber yang saya kutip dari bustle, pasangan dapat tergolong manipulatif apabila menunjukkan tanda-tanda berikut :

1. Dia melewati batasan pribadimu

2. Dia tidak ingin kamu menjawab "tidak" untuk permintaannya

3. Dia cenderung melebih-lebihkan pernyataan yang membuat dirimu terlihat seperti orang yang salah

4. Dia menangis agar terlihat dikasihani, tangisannya bukan tangisan ketulusan

5. Dia mengontrol semua kehidupanmu. Ia mengontrol teman-temanmu, mengawasi tempat tinggalmu, kegiatan sehari-harimu, dan lain-lain.

6. Dia mengancam dengan cinta, seperti "kalau kamu sayang aku harusnya kamu..."

7. Dia ingin kamu bereaksi luluh terhadap permintaannya kemudian menurutinya

8. Dia melakukan playing victim

9. Dia menyakiti perasaanmu dengan membawa "bercanda" sebagai alasan

Melihat apakah pasangan Anda manipulatif dapat melibatkan pemahaman terhadap perilaku mereka. Tanda-tanda manipulatif bisa muncul dalam berbagai bentuk. Pertama, perhatikan jika pasangan Anda sering menggunakan taktik manipulatif seperti memanfaatkan rasa bersalah, mengisolasi Anda dari orang lain, atau merendahkan harga diri Anda untuk mengontrol situasi.

Selanjutnya, perhatikan pola perilaku yang merugikan. Jika pasangan Anda sering mengabaikan perasaan dan kebutuhan Anda, atau mengubah perilaku mereka secara drastis untuk mencapai tujuan pribadi, itu bisa menjadi tanda manipulasi. Jika mereka terus-menerus menyalahkan Anda atas masalah atau kesalahan, tanpa mengakui kontribusi mereka, itu juga bisa menjadi tanda manipulatif.

Penting juga untuk memperhatikan apakah pasangan Anda sering mengendalikan informasi atau menyensor komunikasi. Jika mereka terus-menerus menutupi hal-hal atau mengontrol akses Anda ke informasi, hal itu bisa menciptakan keadaan di mana Anda merasa terisolasi dan tidak berdaya.

Selain itu, perhatikan bagaimana pasangan Anda merespon ketika Anda mengekspresikan pendapat atau keinginan Anda. Jika mereka selalu mencoba mengubah pikiran Anda atau menolak untuk mendengarkan perspektif Anda, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka tidak menghargai atau menghormati Anda sebagai individu yang mandiri.

Penting juga untuk memperhatikan apakah pasangan Anda sering menggunakan ancaman atau tindakan ekstrem untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jika mereka sering mengancam meninggalkan hubungan atau mengambil langkah-langkah ekstrem lainnya untuk mendapatkan kontrol, itu bisa menjadi tanda manipulatif.

Selanjutnya, perhatikan apakah pasangan Anda sering mengalihkan tanggung jawab atau meremehkan kebutuhan dan perasaan Anda. Jika mereka tidak mau bertanggung jawab atas tindakan mereka atau selalu mencoba mengubah narasi untuk menghindari konsekuensi, itu bisa menjadi tanda manipulatif.

Tanda lainnya adalah kontrol keuangan yang berlebihan. Jika pasangan Anda mengontrol secara ketat keuangan atau menggunakan uang sebagai alat untuk memanipulasi atau mengendalikan Anda, ini bisa menjadi indikator manipulatif.

Terakhir, perhatikan apakah pasangan Anda sering mengabaikan batas pribadi Anda. Jika mereka terus-menerus melanggar batas-batas yang Anda tetapkan atau tidak menghormati privasi Anda, itu bisa menjadi tanda manipulatif.

Penting untuk diingat bahwa keberadaan satu atau dua tanda manipulatif tidak selalu menunjukkan bahwa pasangan Anda benar-benar manipulatif. Namun, jika Anda merasa bahwa sebagian besar perilaku ini meresahkan dan merugikan, penting untuk mengatasi masalah tersebut melalui komunikasi terbuka dan segera mencari dukungan jika diperlukan.