Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana cara mengembangkan Growth Mindset?

Growth mindset adalah Pola pikir yang percaya bahwa kecerdasan dan bakat anda dapat dikembangkan dari waktu ke waktu. Sedangkan, Fixed mindset adalah pola pikir bawah percaya kecerdasan itu terarah — jadi jika dirasa tidak pandai melakukan sesuatu, maka mungkin percaya bahwa anda tidak akan pernah pandai dalam hal itu.

Sumber: https://www.mindsethealth.com/matter/growth-vs-fixed-mindset

Jadi, bagaimana cara yang efektif untuk memiliki pola pikir Growth Mindset?

31

Growth mindset membantu kita untuk menikmati tantangan tanpa memikirkan risikonya. Ketika memiliki growth mindset, kita dapat membangun keterampilan baru dan mewujudkan sesuatu dengan lebih mudah karena kita yakin kita bisa dan benar-benar mengerjakannya. Mengembangkan growth mindset dapat berkontribusi pada kehidupan individu yang lebih bermakna.

Mengubah pola pikir seseorang dari perspektif "fixed" menjadi "growth mindset" mungkin tampak sulit, tetapi dengan mengambil langkah kecil, siapa pun dapat membangun "growth mindset". Berikut 15 cara mengembangkan growth mindset:

  1. Mengakui dan merangkul ketidaksempurnaan dalam diri dan orang lain, karena itulah yang membuat kita menjadi individu. Kita semua memiliki kekurangan, keanehan, dan ketidaksempurnaan masing-masing.
  2. Menghadapi tantangan dengan berani. Setiap tantangan atau peluang mengundang kita ke dalam pengalaman baru yang seperti petualangan.
  3. Memperhatikan kata-kata dan pikiran diri sendiri. Mulailah memperhatikan kata-kata yang kita ucapkan, bahkan kata-kata yang ada di pikiran kita.
  4. Berhenti mencari pengakuan dari orang lain. Pengakuan dari orang lain seringkali dapat menghambat growth mindset, mulailah menumbuhkan penerimaan diri dan pengakuan diri.
  5. Mencoba menjadi otentik. Berhenti berpura-pura menjadi orang lain ataupun menjadi yang orang lain inginkan karena akan mengurangi keotentikan dalam diri.
  6. Menemukan tujuan hidup. Renungkan tujuan dan ketahui esensi dari tujuan Anda. Kejarlah tujuan Anda yang akan membantu membangun growth mindset.
  7. Mendefinisikan bakat. Setiap individu memiliki kekuatan dan kelemahan. Hargai kekuatan Anda dan perbaiki kelemahan Anda.
  8. Bersedia menerima kritik. Tujuan kritik adalah untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik. Jika Anda terbuka untuk mendengar kritik dan saran, Anda dapat lebih mudah mengembangkan growth mindset.
  9. Menghargai proses daripada hasil. Ingat, yang penting adalah prosesnya, bukan hasil akhirnya.
  10. Belajar dari kesalahan orang lain. Jika Anda dapat belajar dari kesalahan orang lain, maka Anda mungkin dapat mengantisipasi kesalahan yang sama.
  11. Tidak apa-apa jika terlambat. Saat berjuang dengan sesuatu, ingatkan diri Anda bahwa tidak apa-apa jika belum menguasainya. Jika Anda tetap melakukannya, waktu dan latihan akan meningkatan dan mengembangkan potensi diri.
  12. Berani mengambil risiko. Jangan terlalu menyalahkan diri Anda ketika berbuat salah karena setiap orang akan melakukan kesalahan untuk bisa belajar.
  13. Bersikap realistis. Dibutuhkan waktu untuk mempelajari keterampilan baru, seperti belajar bahasa baru atau belajar memainkan alat musik. Berasabar dan menikmati prosesnya dapat mengembangkan growth mindset.
  14. Kecepatan bukan hal yang penting. Ketika kita sepenuhnya terlibat dan berusaha keras dalam prosesnya tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan, maka dapat meningkatkan hasil, karena telah banyak upaya dilakukan.
  15. Menentukan sikap. Jika Anda ingin memiliki growth mindset, maka luangkan waktu dan usahakan untuk mengembangkannya. Bertahanlah dan peluang akan datang. Kembangkan ketahanan selama prosesnya karena Anda sedang membentuk ulang pikiran Anda dan itu hal yang sangat keren.

Referensi:

Davis, T. (2019). 15 Ways to Build a Growth Mindset. Retrieved 6 September 2021, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/click-here-happiness/201904/15-ways-build-growth-mindset

Menurut pendapat pribadi saya,
untuk memiliki growth mindset bisa dilakukan dengan beberapa cara antara lain:

1. berani keluar dari zona nyaman
keluar dari zona nyaman akan membuat kita lebih mengerti kondisi sekitar dan otomatis karena ketidaknyamanan itu akan membuat kita lebih adaptif dalam menghadapi kondisi-kondisi tertentu.
2. Belajar, belajar, dan belajar.
Salah satu hal yang wajib dilakukan adalah belajar. Penting untuk menanamkan mindset bahwa kita harus terus belajar karena semakin kita belajar semakin banyak hal yang tidak kita ketahui, maka jadikan itu sebagai motivasi untuk terus belajar hal baru atau mempelajari lebih dalam apa yang sudah pernah di pelajari sebelumnya. Jangan pernah gengsi untuk belajar, karena dimanapun sekolah dan siapapun adalah guru.
3. Menerima kritik dan saran dengan selektif
Seringkali, karena dengan tujuan belajar orang-orang diminta untuk selalu terbuka terhadap saran dan masukan. Itu sama sekali tidak salah, namun kita harus selektif dalam memilih kritik serta saran yang membangun agar bisa menjadi lebih baik.
4. Mengenali diri sendiri
Mengenali kelemahan serta kelebihan diri sendiri, apa yang perlu dikembangkan dan apa yang perlu dikurangi. Akan sangat menguntungkan bagi kita jika kita sudah memiliki konsep dir yang matang.
5. Buat Goals
Buat goals apa yang ingin kamu capai dalam waktu dekat dan dalam 2,3,5 tahun ke depan serta tulis sekiranya bagaimana kamu akan meraih hal itu. Membuat Goals akan membuat langkah kita lebih terarah dan tidak berantakan.
6. Jangan lupa self reward secukupnya!
bekerja keras belajar hal baru tentu saja membutuhkan banyak tenaga dan waktu, jangan sampai lupa untuk memperhatikan kesehatan mentalmu juga. work life balance harus tetap di jaga agar bisa bekerja dan belajar nyaman serta senang.