Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apakah Well-Being Bisa di Dapatkan Hanya Jika Kebutuhan Dasar Sudah Terpenuhi?

Menurut kamus American Psychological Association (APA), well-being adalah keadaan pada individu yang digambarkan dengan adanya rasa bahagia, kepuasan, tingkat stres yang rendah, sehat secara fisik dan mental, serta kualitas hidup yang baik. Dengan kata lain, individu dengan well-being yang tinggi menjaga kesehatan secara fisik dan mental agar mampu menyelesaikan tantangan, mencapai kebahagiaan dan kepuasan dalam kehidupan. Apakah Well-Being hanya akan didapatkan jika kebutuhan dasar sudah terpenuhi, karena banyak kita mendengar bahwa orang mengatakan"gimana mau bahagia kalau perut masih kosong?"

38

Well-being (kesejahteraan) adalah kondisi di mana seseorang merasa bahagia, sehat, dan memenuhi tujuannya dalam hidup. Ada beberapa faktor yang memengaruhi kesejahteraan, termasuk kebutuhan dasar seperti makanan, air, tempat tinggal, dan keamanan.

Meskipun kebutuhan dasar yang terpenuhi merupakan faktor penting dalam mencapai kesejahteraan, kesejahteraan bukanlah sesuatu yang hanya dapat dicapai setelah kebutuhan dasar terpenuhi. Ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi kesejahteraan, seperti hubungan sosial yang positif, merasa dihargai dan diakui, memiliki tujuan hidup, memiliki arti dalam hidup, dan dapat memanfaatkan bakat dan minat seseorang.

Jadi, meskipun kebutuhan dasar yang terpenuhi dapat memengaruhi kesejahteraan, kesejahteraan itu sendiri tidak sepenuhnya bergantung pada kebutuhan dasar yang terpenuhi. Ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi kesejahteraan seseorang, dan faktor-faktor ini dapat bervariasi dari orang ke orang.