Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa Yang Kamu Lakukan Menghadapi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan ?

Terkadang ketika kita mencintai seseorang, orang tersebut tidak mempunyai perasaan yang sama dengan kita, dan hal itu membuat kita terluka. Bagaimana cara menghadapi dan menyikapi cinta yang bertepuk sebelah tangan ?

21

Cinta yang bertepuk sebelah tangan bisa muncul dalam berbagai bentuk. Kim Egel, seorang terapis, menyebutkan beberapa tipe umum cinta yang bertepuk sebelah tangan yaitu hasrat pada seseorang yang tidak bisa dimiliki, menginginkan seseorang yang tidak memiliki perasaan yang sama, perasaan yang sama antara orang yang terikat hubungan lain, atau perasaan yang tersisa pada mantan setelah putus. Cinta bertepuk sebelah tangan juga bisa terjadi pada kencan kasual saat perasaan menjadi serius padahal pasangan tidak merasakan ketertarikan yang sama. Rasa sakit saat perasaan tidak terbalaskan atau ditolak mengaktifkan area yang sama pada otak seperti saat merasakan rasa sakit secara fisik menurut penelitian tahun 2011.

Beberapa tips ini dapat membantu untuk menghadapi cinta yang bertepuk sebelah tangan

Bicarakan dengan orang lain.

Mungkin pembicaraan itu terasa menyeramkan namun bisa juga menjadi cara terbaik untuk menghadapi situasinya. Apabila merasa diberikan sinyal yang membingungkan seperti perilaku menggoda atau gestur penuh afeksi dari orang, membicarakan hal itu dengan orang lain bisa membantu.

Jangan keras kepala

Saat mereka dengan jelas menolak keterlibatan secara romantis, jangan lagi membahas hal itu. Terus mengejar mereka atau berharap mereka merubah isi hati justru dapat merusak pertemanan dan menyakiti orang yang menolak ataupun yang menyatakan perasaan.

Rasakan perasaan itu

Cinta yang tak terbalas melibatkan berbagai emosi, dan tidak semuanya merupakan emosi negatif. Mungkin akan ada perasaan bersemangat untuk melihat orang yang dicintai, seakan diatas angin saat menghabiskan waktu dengan mereka, dan sangat sedih saat menyadari tidak ada kemungkinan lain selain pertemanan. Coba latihlah untuk menerima semua perasaan-perasaan itu tanpa menghakiminya. Sadari saja dan biarkan mereka berlalu.

Alihkan perhatian

Semua perasaan yang dirasakan memang valid, dan dengan menyadari maupun menerimanya dapat membantu berjalan kedepan. Namun tetap jaga keseimbangan karena terlalu lama bersedih dapat membuat kesengsaraan. Bisa singkirkan sejenak perasaan-perasaan itu hingga ada waktu yang tepat untuk memahaminya.

Temukan makna dari pengalaman itu

Saat mencintai seseorang dan ingin perasaan itu terbalas, terkadang tidak didapatkan hasil yang diharapkan. Hal itu tidak berarti perasaan cinta yang dirasakan tidak berarti. Pahami dari pengalaman itu apakah bisa mempelajari sesuatu tentang diri sendiri? Berkembang menjadi lebih baik? Mengembangkan pertemanan yang lebih kuat dengan orang tersebut? Gali pengalaman dan perasaan itu untuk memahaminya lebih jauh.

Tanyakan pada diri sendiri apa yang benar-benar diinginkan

Pengalaman itu bisa jadi memberikan pelajaran tentang bagaimana orang yang membuat tertarik, contohnya. Kalau sering mengalami cinta yang bertepuk sebelah tangan, mungkin dapat membantu mempertimbangkan apakah ada pola tertentu terkait kebutuhan diri. Jatuh cinta dengan seseorang yang tidak membalas perasaan itu dapat memungkinkan artinya akan lebih baik untuk sendiri saja. Mungkin saat itu sebenarnya memang belum ingin berada dalam suatu hubungan.

Cari bantuan ahli profesional

Berhadapan dengan cinta yang tak terbalas bisa menjadi alasan valid untuk mencari bantuan pada terapis berkualits. Terapi mungkin bisa membantu terutama apabila

  • Tidak bisa berhenti mendekati orang yang disukai bahkan setelah ditolak
  • Menghabiskan waktu terlalu lama memikirkan tentang itu hingga mengganggu kehidupan sehari-hari
  • Teman dan orang terdekat menunjukkan kekhawatiran terkait perilaku yang ditunjukkan
  • Terutama apabila mengalami depresi, putus asa, atau bahan memikirkan tentang bunuh diri
  • Merasa yang dialami dapat memicu perilaku bermasalah, seperti stalking.

Sumber : Dealing With Unrequited Love