Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa Yang Kamu Lakukan Jika Sahabatmu Sedang Galau Gara-gara di PHP Seseorang ?

Jika kita sahabat yang baik akan ada upaya untuk mengiburnya, atau melakukan hal lain. Lalu, apa yang akan kamu lakukan jika sahabatmu sedang galau gara-gara di PHP seseorang?

52

PHP atau Pemberian Harapan Palsu tentu akan membuat seseorang merasa jengkel dan sakit hati. PHP bisa dilakukan siapa saja baik itu orangtua, keluarga, teman/sahabat, pacar, atau bahkan orang lain seperti dosen atau atasan.

Jika sahabat saya merasa galau karena di-PHP-in oleh orang lain baik itu pacarnya atau bukan, biasanya saya akan mengajak ngobrol dia untuk melupakan "PHP" tersebut. Selain itu, jika kami sepakat biasanya kami akan pergi keluar untuk mengisi rasa bosan agar sakit hati sahabat saya bisa terlupakan. Bertemu dengan sahabat saya dapat menjadi salah satu "obat" untuk dia agar sakit hati yang dialami akibat di-PHP-in sedikit berkurang.

Jika teman saya sedang galau, entah apapun alasannya terlebih karena masalah cinta, saya akan membantunya untuk mengalihkan pikirannya agar tidak terus fokus pada masalah tersebut. Saya akan menemaninya untuk sekadar bercerita, mengobrol, kemudian saya ajak dia untuk jalan-jalan keluar sejenak untuk merefresh pikirannya.

Ada beberapa opsi lain yang bisa ditawarkan, seperti menonton film di bioskop, berwisata kuliner, mengunjungi tempat baru, dan lain sebagainya. Usahakan agar temanmu tetap terdistraksi agar tidak mengingat kesedihannya berlarut-larut.

Hal yang saya lakukan ketika ada sahabat saya yang diPHP adalah menjadi pendengar yang baik jika ia ingin bercerita. Namun, kalau ia sedang tidak ingin menceritakan masalahnya saya akan berusaha untuk menemaninya melakukan hal-hal yang positif dan bisa mengalihkan perhatiannya. Saya akan mengajaknya pergi jalan-jalan, menonton film, makan di restoran, bermain game, atau sekadar duduk santai di cafe. Saya tidak akan memaksanya untuk bercerita, tetapi jika tiba-tiba ia ingin bercerita maka saya akan ada untuknya. Saya juga akan berusaha memberikan kalimat positif agar bisa membangkitkan semangatnya lagi.