Perilaku konsumtif dapat didefinisikan sebagai tindakan membeli barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan melainkan untuk memenuhi keinginan, yang dilakukan secara berlebihan sehingga menimbulkan pemborosan dan inefisiensi biaya. Perilaku konsumtif muncul terutama setelah adanya masa industrialisasi dimana barang-barang di produksi secara massal sehingga mengakibatkan konsumen yang lebih luas. Media, baik elektronik maupun massa menempati posisi strategis dalam membentuk perilaku konsumtif, yaitu sebagai perantara yang menarik minat. konsumen dalam membeli barang (Lestarina et al., 2017). Aspek-aspek dari perilaku konsumtif adalah (Lestarina et al., 2017):
- Pembelian Impulsif (Impulsive buying). Aspek ini menunjukkan bahwa individu membeli sesuatu semata-mata karena didasari oleh hasrat yang tiba-tiba atau keinginan sesaat, sehingga dilakukan tanpa terlebih dahulu dipertimbangkan dan tidak memikirkan apa yang akan terjadi kemudian serta biasanya bersifat emosional.
- Pemborosan (Wasteful buying). Pada aspek ini, individu menghambur-hamburkan banyak uang tanpa menyadari adanya kebutuhan yang jelas.
- Mencari kesenangan (Non rational buying). Pada aspek ini, individu membeli sesuatu semata-mata untuk mencari kesenangan bukan untuk kebutuhan
REFERENSI
Lestarina, E., Karimah, H., Febrianti, N., Ranny, R., & Herlina, D. (2017). Perilaku Konsumtif di Kalangan Remaja. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 2(2), 1–6. https://doi.org/10.29210/3003210000