Tanaman lili termasuk dalam kelas Monocotyledone, Ordo Liliales, dan Famili Liliaceae. Lili tersusun atas perhiasan bunga yang terdiri dari mahkota dan kelopak bunga. Mahkota dan kelopak ini tidak dapat dibedakan sehingga lazim disebut tenda bunga dan organ reproduksi yaitu pistil dan stamen.
Lili merupakan tanaman berumbi sejati ( bulb ), umbi tanaman lili berbentuk cawan yang dikelilingi oleh sisik ( scale ) yang berfungsi sebagai cadangan makanan berisi zat tepung, gula, dan protein (Crockett. 1971).
Tanaman ini dapat tumbuh di daerah yang memiliki ketinggian 400-1500 m di atas permukaan laut. Umumnya optimal di tempat yang mendapat sinar matahari 5-6 jam/hari dan agak ternaungi. Namun, ada sebagian jenis Lilium yang bisa subur di tempat terbuka dengan sinar matahari penuh. Intensitas cahaya memang sangat diperlukan karena jika kekurangan cahaya akan meningkatkan panjang batang namun mengurangi jumlah kuntum per tangkainya.
Lili dapat ditanam pada berbagai jenis tanah. Akan tetapi harus tetap diperhatikan untuk memastikan struktur tanah yang baik dan kemampuan menyerap air selama tahap pertumbuhan tanaman terutama lapisan paling atas. Pembudidayaan dapat dilakukan secara vegetatif dan generatif. Pembiakan secara vegetatif yaitu dengan umbi lili, sisik umbi, bulbil, dan kultur in vitro. Pembiakan secara generatif dilakukan menggunakan biji.
Hingga saat ini lily ( Lilium spp. ) dikenal sebagai salah satu jenis tanaman hias yang banyak digemari karena mempunyai beberapa kelebihan diantaranya warna bunga bervariasi, bentuk bunga majemuk, aroma wangi, dan harga cukup tinggi. Masyarakat biasa menggunakan bunga ini untuk keperluan upacara adat, ritual keagamaan, ulang tahun, pesta perkawinan, dan peringatan hari besar nasional. Harga bunga potong lili di pasaran cukup mahal antara Rp. 10.000 – Rp. 15.000 per tangkai. Bunga ini juga populer di pasar global bahkan menempati urutan keempat setelah mawar, krisan, dan tulip.
[details="Referensi"]
Septariani, Dwiwiyati Nurul, Subagiya, Vevy Widyawati dan Liauw Lia Sanjaya. 2020. Budidaya dan Pengendalian Hama pada Lili : Review . Surakarta : Seminar Nasional dalam Rangka Dies Natalis ke-44 UNS Tahun 2020 “Strategi Ketahanan Pangan Masa New Normal Covid-19” Vol. 4 No.1
Girsang, Ribka Mei Yanti BR. 2020. “Karakter Fenotipe Lili ( Lilium longiflorum Thunb .) Hasil Induksi Mutasi dengan Menggunakan Kolkisin”. Skripsi. Fakultas Pertanian, Agroteknologi, Universitas Sumatera Utara, Sumatera.
[/details]