Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa itu tanaman toga?

Graphic1|690x393, 75%

Tanaman obat keluarga (toga) menjadi salah satu unsur penting dalam
kehidupan masarakat karena berbagai manfaatnya, baik sebagai sumber makanan maupun untuk medis. Meskipun keampuhan sesungguhnya dari tanaman tersebut belum banyak dibuktikan secara ilmiah, akan tetapi sebagai salah satu alternatif penyembuhan penyakit tertentu, tanaman-tanaman tersebut sudah dipergunakan secara turun-temurun.

Namun, sejalan dengan perkembangan pengetahuan bidang kedokteran yang melahirkan berbagai jenis obat yang mengandung kimia, kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan obat herbal semakin turun.

Nah, jadi untuk memerluas tentang tanaman toga, sebenarnya apa definisi tanaman toga itu? dan tanaman apa saja yang termasuk dalam kategori toga?

128

Tanaman obat keluarga (Toga) merupakan tanaman yang dapat dibudidayakan di pekarangan rumah dan memiliki manfaat sebagai obat-obatan herbal tradisional. Tanaman digunakan sebagai pengobatan herbal dan sudah dipraktekkan sejak jaman Mesir kuno sekitar 2500 tahun Sebelum Masehi.
Indonesia memiliki 30.000 jenis tanaman dari total 40.000 jenis tanaman yang ada di dunia, dan 940 jenis diantaranya merupakan tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk obat-obatan tradisional.
Tanaman yang termasuk dalam kategori toga, antara lain adalah kencur, jahe, kelor, jintan.

Tanaman obat keluarga (toga) merupakan jenis tanaman obat yang biasa ditanam di pekarangan rumah, hal ini dikarenakan Indonesia memiliki budaya meracik obat herbal dari tanaman obat yang banyak tersedia.
Tanaman toga sendiri seperti jahe, kunyit, kencur, serta tanaman lainnya yang berfungsi menjadi tanaman obat namun mudah dibudidayakan sendiri di rumah.

Tanaman Obat Keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat.Tanaman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual.

Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

Tukiman. 2004. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk kesehatan keluarga. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Tanaman obat keluarga umumnya terdiri dari tanaman empon², lidah buaya, serai, namun ada juga yg berpohon besar. Apakah tanaman empon², lidah buaya, serai yg bisa dikatakan tanaman dengan ukuran kecil memiliki dampak baik bagi kualitas tanah serta dampak baik bagi kehidupan jasad tanah ?

Menurut saya, toga adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan biasa ditanam di rumah-rumah. Toga memiliki harga yang murah dan mudah dibudidayakan. Tanaman-tanaman yang termasuk toga adalah kencur, jahe, sirih.

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada
hakekatnya adalah tanaman berkhasiat
yang ditanam di lahan pekarangan yang
dikelola oleh keluarga. Ditanam dalam
rangka memenuhi keperluan keluarga
akan obat-obatan tradisional yang dapat
dibuat sendiri.

Tanaman toga memiliki manfaat Untuk memenuhi keperluan alam bagi kehidupan, termasuk keperluan mengatasi masalah kesehatan secara tradisional (Obat). Pada dasarnya bahwa obat yang berasal dari sumber bahan alamikhususnya tanaman telah memperlihatkan peranannya dalam penyelenggaraan upaya kesehatan
masyarakat.
Salah satu fungsi Toga adalah sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat kepada upaya-upaya kesehatan masyarakat
yang antara lain meliputi:
1. Upaya preventif (pencegahan)
2. Upaya promotif (meningkatkan/
menjaga kesehatan)
3. Upaya kuratif (penyembuhan penyakit).

Tanaman toga memiliki jenis antara lain jahe merah, kencur, kemangi,serai,dewa, kemuning,sirih merah, kunyit, jinten,katuk,kumis kucing,dll.

Tanaman toga atau dikenal dengan tanaman obat keluarga merupakan tanaman yang memiliki khasiat dan manfaat untuk mengobati berbagai penyakit dan bisa menambah sistem imun serta kekebalan tubuh. Pada umumnya toga banyak dibudidayakan di sektor pertanian baik skala besar(pabrik) maupun skala kecil (rumah tangga). Tanaman ini relatif digunakan oleh semua kalangan, anak-anak, remaja, dewasa, maupun lansia. Selain berkhasiat, tanaman toga memiliki harga yang murah, terjangkau dan ekonomis (dapat digunakan sebagai bumbu masakan). Sehingga banyak masyarakat yang memanfaatkan peluang untuk menanam tanaman toga.

Tanaman toga yang ditanam maupun dibudidayakan pun bermacam-macam jenisnya, yakni berupa empon-empon(kencur, kunyit, jahe, temulawak, lengkuas, temu kunci, dll), jenis daun (sambiloto, pecah beling, kumis kucing, sirih, binahong, beluntas, dll)

Tanaman obat keluarga (TOGA) atau biasa disebut dengan apotek hidup adalah kegiatan budidaya tanaman obat di halaman rumah atau pekarangan sebagai antisipasi pencegahan maupun mengobati secara mandiri menggunakan tanaman obat yang ada.

TOGA merupakan jenis tanaman obat pilihan yang dapat ditanam di pekarangan rumah yang memiliki julukan sebagai apotek hidup. Tanaman obat yang dipilih biasanya tanaman yang dapat dipergunakan untuk pertolongan pertama atau obat-obatan ringan seperti demam dan batuk. Keberadaan tanaman obat dilingkungan rumah sangat penting, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki akses mudah kepelayanan medis seperti klinik, puskesmas ataupun rumah sakit. Dengan memahami manfaat dan khasiat dan jenis tanaman tertentu, tanaman obat menjadi pilihan keluarga dalam memilih obat alami yang aman.

Berikut merupakan beberapa jenis tanamam obat :
jenis tanaman obat adalah:
a. Tanaman / bagian tanaman yang digunakan sebagai bahan jamu.
b. Tanaman / bagian tanaman yang digunakan sebagai bahan pemula bahan baku.
c. Tanaman / bagian tanaman yang diektradisi dan ektra tanaman tersebut digunakan sebagai obat.

Terdapat beberapa langkah untuk penanaman TOGA :
1. Menyiapkan Media Tanam
Media tanam yang bisa digunakan adalah polybag dan juga pot. Hal penting berikutnya adalah tanah, karena komposisi tanah yang pas akan berpengaruh pada kesuburan tanaman. Komposisi tersebut adalah kompos atau humus, arang sekam padi, dan tanah. Secara praktis ketiga bahan tersebut juga sudah tersedia di toko-toko tanaman hias.

  1. Memilih Jenis Tanaman yang Cocok
    Selain khasiat tanaman yang akan kita tanam, yang perlu kita pikirkan adalah luas lahan yang kita miliki. Apabila lahan sangat sempit, maka jenis tanaman yang cocok adalah tanaman yang tidak banyak memakan tempat, seperti jahe, lengkuas, kencur, kunyit, temulawak, dan lidah buaya.Beberapa tanaman obat tersebut sangat mudah kita budayakan sendiri dengan menggunakan media polybag dan pot, yang tidak membutuhkan lahan luas. Jika lahan kita lebih luas maka kita bisa memilih tanaman obat yang lebih besar, seperti mengkudu, jeruk nipis, jarak, dan belimbing.

  2. Merawat Tanaman Obat
    Setelah menanam, tentu saja kita harus merawat tanaman tersebut. Hal yang perlu diperhatikan adalah penuhi kebutuhan air dan cahaya matahari. Selain itu, rajinlah membersihkan rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman obat.

Berikut merupakan beberapa contoh dari tanaman TOGA :
images.jpeg-2|448x310

TOGA atau Tanaman Obat Keluarga adalah tanaman yang bagiannya baik akar, batang, daun, buah, maupun bunganya mengandung zat aktif yang dapat menyembuhkan atau meredakan penyakit. Tanaman Toga juga dapat dibudidayakan di pekarangan rumah.

Tanaman yang termasuk dalam kategori TOGA adalah jahe, kencur, kunyit, lengkuas, seledri, lidah buaya, ciplukan, jinten dan lain lain
tanaman-obat-keluarga-beserta-manfaatnya|690x566

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman herbal yang ditanam di pekarangan atau sekitar halaman rumah, baik dalam pot maupun ditanam langsung di atas tanah untuk dimanfaatkan sebagai salah satu pengobatan alternatif yang telah banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Tanaman yang termasuk dalam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sangat beragam, di antaranya jahe, cocor bebek, mengkudu, rosella, sambiloto, lidah buaya, dan masih banyak lagi.