Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Metode apa saja yang dapat dilakukan untuk melakukan aerasi ?

Aerasi|690x241

Aerasi adalah proses pengelolaan air dengan cara mengontakkan air dengan udara. Apa saja metode-metode aerasi yang bisa diterapkan ?

47

Terdapat 6 metode yang dapat dilakukan dalam melakukan aerasi, antara lain :

1. Waterfall aerator

Waterfall aerator|254x320

Susunannya sederhana dan tidak mahal serta memerlukan ruang yang kecil. Jenis aerator terdiri atas 4-8 tray dengan dasarnya penuh lubang-lubang pada jarak 30-50 cm. Melalui pipa berlubang air dibagi rata melalui atas tray, dari sini percikan-percikan kecil turun ke bawah dengan kecepatan kira-kira 0,02 m­ /detik per m2 permukaan tray. Tetesan yang kecil menyebar dan dikumpulkan kembali pada setiap tray berikutnya.

2. Cascade Aerator

Cascade Aerator|320x159

A adalah air baku, B adalah air yang sudah diaerasi, C adalah inlet, D adalah lubang pembersih dan E adalah out let. Aerasi ini penangkapan udaranya terjadi pada saat air terjun dari lempengan-lempengan trap yang membawanya. Oksigen kemudian dipindahkan dari gelembung-gelembung udara ke dalam air. Total ketinggian jatuh kira-kira 1,5 m dibagi dalah 3-5 step. Kapasitas bervariasi antara 0,005 dan 0,5 m3/det per meter.

3. Sumberged Cascade Aerator

Sumberged Cascade Aerator|320x248

4. Multiple Plat Form Aerator

Multiple Plat Form Aerator|212x320

Lempengan-lempengan untuk menjatuhkan air guna mendapatkan kontak secara penuh terhadap air

5. Spray Aerator

Multiple Plat Form Aerator|320x172

Terdiri atas nosel penyemprot yang tidak bergerak (Stationary nozzles) yang dihubungkan dengan kisi lempengan yang mana air disemprotkan ke udara di sekeliling pada kecepatan 5-7 m /detik. Piringan melingkar ditempatkan beberapa centimeter di bawahsetiap ujung pipa, sehingga bisa berbentuk selaput air tipis melingkar yang selanjutnya menyebar menjadi tetesan-tetesan yang halus.

6. Aerator Gelembung Udara (Bubble aerator)

Aerator Gelembung Udara (Bubble aerator)|320x229

A adalah out let, B adalah gelembung udara, C adalah pipa berlubang untuk udara, D adalah inlet air baku dan E adalah bak air. Jumlah udara yang diperlukan untuk aerasi gelembung tidak banyak, tidak lebih dari 0,3-0,5 m3 udara/m3 air dan volume ini bisa dengan muda dinaikkan melalui penyedotan udara. Udara disemprotkan melalui dasar bak air yang akan diaerasi.

Sumber