Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa yang anda ketahui terkait dengan ikan gelodok ?

AL Alif Jihan K 8 years ago

Ikan Gelodok|690x441

Ikan Gelodok atau mudskipper termasuk ke dalam anak suku Oxudercinae. Adapun dalam bahasa melayu ikan ini dikenal dengan nama Tembakul, Tempakul, Timpakul atau Belacak. Ikan ini mempunyai keunikan tersendiri yaitu senang melompat-lompat ke daratan, terutama daerah berlumpur atau berair dangkal disekitar hutan bakau ketika air surut.

Bentuk ikan ini sangat khas. Kedua matanya menonjol di atas kepala seperti mata kodok, wajah yang dempak, dan sirip-sirip punggung yang terkembang menawan. Badannya bulat panjang seperti torpedo, sementara sirip ekornya membulat. Panjang tubuh bervariasi mulai dari beberapa sentimeter hingga mendekati 30 cm. Selain dapat bertahan hidup lama di daratan, ikan gelodok dapat memanjat akar-akar pohon bakau, melompat jauh, dan ‘berjalan’ di atas lumpur. Pangkal sirip dadanya berotot kuat, sehingga sirip ini dapat ditekuk dan berfungsi seperti lengan untuk merayap, merangkak dan melompat. Daya bertahan di daratan ini didukung pula oleh kemampuannya bernafas melalui kulit tubuhnya dan lapisan selaput lendir di mulut dan kerongkongannya, yang hanya bisa terlaksana dalam keadaan lembab.

Apa yang anda ketahui terkait dengan ikan gelodok ?

Sumber:

32

Bentuk ikan ini sangat khas. Kedua matanya menonjol di atas kepala seperti mata kodok, wajah yang dempak, dan sirip-sirip punggung yang terkembang menawan. Badannya bulat panjang seperti torpedo, sementara sirip ekornya membulat. Panjang tubuh bervariasi mulai dari beberapa sentimeter hingga mendekati 30 cm. Selain dapat bertahan hidup lama di daratan, ikan gelodok dapat memanjat akar-akar pohon bakau, melompat jauh, dan ‘berjalan’ di atas lumpur. Pangkal sirip dadanya berotot kuat, sehingga sirip ini dapat ditekuk dan berfungsi seperti lengan untuk merayap, merangkak dan melompat. Daya bertahan di daratan ini didukung pula oleh kemampuannya bernafas melalui kulit tubuhnya dan lapisan selaput lendir di mulut dan kerongkongannya, yang hanya bisa terlaksana dalam keadaan lembab.

Sumber: