Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa yang anda ketahui tentang penyakit Koi Herpes Virus (KHV) ?

RI Rina Wijaya 8 years ago

Koi Herpes Virus (KHV)|690x344

Koi Herpes Virus (KHV) adalah salah satu penyakit mematikan pada ikan koi yang disebabkan oleh virus. Bersifat akut dan ganas, sehingga dapat menimbulkan kematian ikan koi secara massal dalam satu kolam dalam waktu yang relatif cukup singkat.

Penyakit ini bersifat menular. Biasanya penyebarannya berlangsung pada musim panas, ketika suhu air cukup tinggi, antara suhu 18 sampai 27 derajat celcius. Sejak timbul gejala, kematian ikan koi yang terkena virus ini hanya dalam waktu 24 sampai 48 jam saja.

Apa yang anda ketahui tentang penyakit Koi Herpes Virus (KHV) ?

18

image|440x329

Sebuah virus yang menyerupai serangan virus herpes telah ditemukan dan disolasi di Amerika Serikat pada tahun 1998 seiring serangan ikan koi dan jenis ikan Carp lainnya di Israel dan Amerika Serikat. Virus ini diisolasi dari sejumlah jaringan tisu ikan yang menunjukkan gejala-gejala serangan KHV, termasuk hati, ginjal, insang, dan saluran pencernaan. Pertumbuhan optimal bagi KHV terjadi pada suhu 15oC sampai 20oC, sedangkan pada suhu di atas 30oC atau 37oC tidak ditemukan aktivitas pertumbuhan KHV. Virus KHV adalah Herpesvirus dsDNA yang terdiri atas 31 polipeptida virion, sedikitnya 8 glycosylated proteins yang memiliki kapsid dalam dengan bentuk simetris icosahedral berdiameter sekitar 100–110 nm. Komponen utama dari envelope adalah lipoprotein lapis ganda. Morfologi dan ukuran sangat memiliki kemiripan dengan virus dari Keluarga Herpesviridae yang memiliki estimasi ukuran genom 277 kbp. Pada penelitian
lainnya dijelaskan bahwa genom KHV memiliki kemiripan sebagaimana virus yang ditemukan pada kelompok catfish, yaitu channel catfish virus (CCV) dan herpesvirus cyprinid (CHV) dimana sebanyak 12 polipeptida virion memiliki kesamaan berat molekul dengan CHV dan 10 polipeptida mirip dengan CCV.