1. Pisang kepok
Pisang kepok merupakan pakan utama bagi cucak hijau yang harus diberikan setiap hari. Pisang jenis ini memiliki banyak kandungan gizi, diantaranya 35 mg fosfor, 11 mg kalsium, 1 mg zat besi, 503 mg potassium, 260 IU vitamin A, 14 mg vitamin C, dan 1 mg niasin. Semua kandungan gizi tersebut sangat dibutuhkan oleh cucak hijau untuk dapat bergerak aktif dan berkicau merdu di dalam kandang.
2. Tomat
Tomat merupakan jenis buah-buahan yang sangat disukai cucak hijau. Setiap 1 buah tomat memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi dibandingkan jeruk. Selain itu, tomat juga kental dengan kandungan vitamin A. semakin matang buah tomat, vitamin C dan A yang terkandung di dalamnya juga semakin banyak. Dua vitamin ini tentu sangat baik untuk memelihara kesehatan harian tubuh dan pengelihatan cucak hijau.
3. Pir
Pir merupakan jenis buah-buahan yang juga disukai cucak hijau karena rasanya yang manis dan segar. Buah jenis ini memiliki kandungan gizi lengkap, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, hingga kalsium. Bahkan, menurut penelitian, setiap 100 gram pir mengandung karbohidrat 14,46 g, energy 242 KJ (58 kkal), protein 0,38 g, gula 9,80 g, diet serat 3,1 g, thiamine (vitamin B1) 0,012 mg, riblofavin (vitamin B2) 0,025 mg, asam pantotenat (vitamin B5) 0,048 mg, vitamin B6 0,028 mg, folat (vitamin B9) 7 mg, vitamin C 4,2 mg, fosfor 11 mg, kalium 119 mg, kalsium 9 mg, magnesium 7 mg, besi 0,17 mg, dan seng 0,10 mg.
4. Apel merah
Apel merah sangat kaya vitamin, mulai dari vitamin A 98 IU, B1 (thiamine) 0,031 mg, B2 (riboflavin) 0,047 mg, B3 (niacin) 0,166 mg, B6 0,075 mg, C 8,4 mg, E 0,33 mg, K 4 mcg. Folate 5 mcg, hingga pantothenic achid 0,111 mg. selain itu, apel merah juga sangat kaya kandungan mineral, antara lain potassium, magnesium, kalsium, zat besi,dan zinc.
5. Papaya
Papaya merupakan jenis buah-buahan untuk cucak hijau yang paling menyehatkan di antara empat jenis buah-buahan sebelumnya. Pasalnya, papaya mengandung gizi-gizi penting yang sangat dibutuhkan cucak hijau setiap hari, seperti betakaroten 276 mikrogram/100 g, betacryptoxanthin 761 mikrogram/100 g. lutein dan zeaxanthin 75 mikrogram/100 g. gizi-gizi tersebut dapat berfungsi sebagai antioksidan yang sangat ampuh dalam menangkal serangan radikal bebas.