Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Jika kamu mempunyai kucing sebelumnya, kemudian memutuskan untuk mengadopsi anjing –atau sebaliknya- sangat wajar jika keduanya tidak langsung akur. Jangankan berbeda jenis, sesama kucing atau sesama anjing saja belum tentu langsung akur. Di sini kamu harus ekstra sabar. Jangan langsung mempertemukan keduanya karena bisa-bisa mereka berantem. Lingkungan baru saja bisa membuat stres, apalagi ditambah kehadiran “penghuni lama” yang selalu mengajak berantem, bukan? Jadi ada baiknya si “anak baru” dibiarkan beradaptasi dulu di rumah barunya. Buat ia senyaman mungkin di ruangan terpisah.
Secara bertahap, “perkenalkan” bau satu sama lain.
Ada baiknya anjingmu sudah terlatih dengan baik sebelum ia dipertemukan dengan kucing. Ajarkan perintah-perintah dasar seperti “duduk!”, “diam!” dan pastikan ia mengerti kalau kamu marah kalau ia melakukan hal tidak baik, sebaliknya kamu akan memberinya treats kalau ia berperilaku baik.
Jagalah agar tetap aman dan jangan biarkan si anak lama merasa tersisih