Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Kelebihan :
* Menyerap air / kotoran. Setiap Gecko kita pup atau kencing maka akan langsung terserap sehingga kebersihan kandang akan lebih terjaga.

  • Mudah dibersihkan. Setelah cairan kotoran gecko terserap cocopeat, kita dapat membersihkan dengan mudah menggunakan pinset atau alat semacamnya untuk memungut kotoran dari dalam kandang gecko, sedang untuk cocopeat yang menggumpal karna penyerapan cairan kotoran gecko atau tumpahan air minum bisa di ambil bagian gumpalan dengan sendok Sehingga cocopeat dalam kandang tetep bersih dan kering tanpa kotoran.

  • Mengurangi bau. Karna cairan dalam kotoran Gecko terserap oleh Pasir dolomit maka bau akan berkurang.

Kekurangan :
* Harus memberi asupan tambahan kalsium untuk gecko, bisa menggunakan tulang sotong yang banyak dijual di toko burung (caranya gerus halus lalu dusting ke pakan seperti jangkrik atau ulat hongkong) atau mengunakan kalsium khusus reptile yang sudah banyak beredar dipasaran seperti Kalsium D+ dan lainnya.

  • Tidak seperti dolomit, cocopeat dan berjamur dan berkutu karna subtrat ini sering jadi sarang serangga serangga kecil seperti kutu dll. Jika kotoran gecko tidak segera dibersihkan maka akan menumbuhkan jamur. Selain itu kita juga harus menjaga kelembapan kandang dengan benar agar tidak tumbuh jamur atau muncul kutu.

  • Sama seperti pasir dolomit, Untuk Gecko Jantan yang sedang birahi biasanya keluar hemipenisnya dan ada kemungkinan bisa menyebabkan prolaps (hemipenis keluar dan tidak dapat masuk kembali.