
Membahas tentang Ilmu alam vs Ilmu sosial memang tidak ada habisnya. Selain kajiannya yang memang selalu menarik, orang-orang yang terlibat di dalamnya pun asik untuk ditelti. Termasuk juga stereotip yang melekat pada orang-orang atau pemerhati kedua ilmu ini. Bahkan stereotip ini sudah muncul pada saat di bangku Sekolah, di mana jurusan ilmu alam dianggap pintar-pintar dan ilmu sosial dianggap orang yang seru dan mengasikkan.
Benarkah hal itu?
Kira-kira apa penyebabnya?