Perasaan tertekan atau biasa disebut dengan stress merupakan kondisi yang disebabkan oleh interaksi antara individu dengan lingkungan, menimbulkan persepsi jarak antara tuntutan-tuntutan yang berasal dari situasi yang bersumber pada sistem biologis, psikologis dan sosial dari seseorang.
Stres merupakan sebuah tekanan, ketegangan atau gangguan yang tidak menyenangkan yang berasal dari luar diri seseorang.
Setiap orang akan merasa tertekan, tergantung dengan capaian yang diinginkan olehnya dan kemampuan yang dimilikinya. Semakin besar keinginan atau semakin rendah kemampuan yang dimilikinya, maka tekanan yang ditimbulkan akan semakin besar.
Salah satu cara untuk mengurangi stress adalah adanya dukungan dari orang-orang atau keluarga terdekat, karena bagaimanapun, manusia adalah makhluk sosial. Oleh karena itu, orang yang jauh dari orang-orang terdekatnya (keluarga), akan lebih susah meng-handle perasaan stress yang ada dalam dirinya.
Dari hasil penelitian yang dilakukan Suriyasam menunjukkan bahwa faktor penting yang dapat mengurangi stres adalah adanya dukungan dari keluarga, karena melalui lingkungan keluarga seseorang bisa mendapatkan berbagai dukungan serta merasakan adanya kenyamanan secara fisik maupun psikologis dari keluarga serta orang-arang di sekitarnya yang membuat dirinya merasa diperhatikan, dihargai dan dicintai dan menjadi bagian dalam kelompok.
Menurut penelitian yang dilakukan Sekaran (1986) mengatakan bahwa dukungan dan bantuan yang diberikan anggota keluarga akan memberikan rasa aman bagi wanita dalam melakukan segala tugas dan tanggung jawabnya.
House membedakan bentuk dukungan sosial menjadi: dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dan dukungan informatif.