Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana Cara Mengasah Kemampuan Memecahkan Suatu Masalah?

Memecahkan Suatu Masalah|690x350

Soft Skill yang sangat dibutuhkan saat ini atau masa mendatang adalah problem solving ability.

Problem solving ability adalah kemampuan untuk mengidentifikasi lalu memberikan beberapa solusi alternative untuk masalah yang dihadapi dan memilih pilihan atau keputusan yang terbaik atau kemampuan untuk mengidentifikasi komponen sistem yang menyebabkan kesalahan, serta pilihan yang tersedia untuk memecahkan masalah itu dan menyelesaikan tugas.

Tahapan problem solving menurut para ahli memiliki beberapa langkah yang pendapatnya saling berbeda satu sama lain tetapi memiliki kesimpulan atau inti yang tidak beda jauh dan dapat diringkas menjadi 5 langkah pokok yaitu :

  • Menemukan permasalahan,
  • Identifikasi permasalahan,
  • Merancang beberapa alternative hipotesis,
  • Membuat penilaian dan keputusan mengenai hipotesis yang akan digunakan dan
  • Evaluasi diikuti pengujian solusi.

Hal-hal yang perlu dipersiapkan dan dilakukan untuk problem solving terdapat tiga langkah atau konsep secara general yang telah terbukti keberhasilannya, yakni :

  1. Mengidentifikasi masalah secara tepat. Secara konseptual suatu masalah didefinisikan sebagai kesenjangan antara kerja secara actual dan target kinerja yang diharapkan. Berdasarkan konsep yang ada, seorang problem solver professional harus lebih dahulu untuk mampu mengetahui sejauh mana tingkat kinerja actual saat ini serta kita harus mampu mendefinisikan secara tegas apa masalah utama kita kemudian menetapkan pada tingkat mana kinerja actual kita dan kapan waktu pencapaian target kinerja itu.

  2. Menentukan sumber dan akar penyebab masalah. Apabila kita berhasil menemukan sumber-sumber dan akar-akar dari masalah itu, kemudian mengambil tindakan untuk menghilangkan atau menyelesaikan masalah tersebut.

  3. Membuat Solusi masalah secara efektif dan efisien.

Adapun langkah-langkah membuat solusi masalah yang efektif dan efisien yaitu:

  1. Mendefinisikan masalah secara tertulis.

  2. Membangun diagram sebab akibat yang dimodifikasi untuk mendefinisikan akar penyebab masalah dan penyebab-penyebab yang tidak dapat dikendalikan namun dapat diperkirakan.

  3. Setiap akar penyebab dari masalah dimasukkan ke dalam diagram sebab aibat sedangkan penyebab yang tidak dapat diperkirakan didaftarkan pada sebab akibat itu secara tersendiri.

  4. Mendefinisikan tindakan atau solusi yang efektif melalui pencegahan munculnya kembali penyebab-penyebab itu, tindakan yang diambil harus ada dibawah pengendalian kita dan memenuhi tujuan dan target kinerja yang ditetapkan.

  5. Menerapkan implementasi atau tindakan-tindakan yang diajukan.

Selain langkah-langkah diatas, ada juga langkah-langkah dalam problem solving yang sangat sederhana yaitu kesadaran akan adanya masalah, merumuskan masalah, mencari data dan merumuskan hipotesa-hipotesa tersebut kemudian menerima hipotesa yang benar. Akan tetap problem solving itu tidak selalu mengikuti urutan yang teratur, melainkan dapat meloncat-meloncat antara beberapa langkah tersebut.

Pada dasarmya metode problem solving ini menekankan pada penemuann dan pemecahan masalah secara berkelanjutan. Dan mengapa memiliki Problem solving ability ini penting adalah karena metode ini mendorong kita untuk berpikir secara ilmiah, praktis, intuitif dan bekerja atas dasar inisaitf sendiri,menambah keterampilan dalam menyeleksi informasi yang relevan kemudian menganilisisnya untuk diteliti kembali hasilnya, meningkatkan potensi intelektal serta menumbuhkan sikap objektif, jujur dan terbuka.

Selain itu, penerapan problem solving juga memiliki beberapa kelebihan antara lain:

  1. Melatih kita untuk mendesain suatu penemuan.
  2. Berpikir dan bertindak kreatif.
  3. Memecahkan masalah secara realistis.
  4. Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan
  5. Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan
  6. Merangsang perkembangan kemajuan berpikir untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat.

[details=Referensi]
* https://disnawati.wordpress.com/
* http://www.academia.edu/9083884/Problem_Solving
* http://www.sarjanaku.com/2011/03/pengertian-problem-solving.html
[/details]

89

Problem solving adalah proses mengidentifikasi suatu masalah dan menentukan serta menerapkan solusi untuk masalah tersebut. Dalam hidup, masalah akan terus dating silih berganti. Maka dari itu, soft skills yang satu ini sangat penting di tiap pekerjaan.

  • Sebelum kita bisa memecahkan masalah, kita harus mengakui bahwa masalah itu pasti ada, maka dari itu kita harus selalu jeli.

  • Perhatikan segala sesuatu di sekitar anda. Jadilah orang yang sensitive pada hal-hal yang dirasa tidak benar dan hasil tidak sesuai ekspektasi. Contoh: Meningkatnya ketidakhadiran pegawai dan menyebabkan turunnya hasil penjualan.

  • Sekali kita menemukan masalah, kita harus melakukan analisa. Cari tahu bagaimana kita bisa menyelesaikannya dan apa kendalanya.

  • Solusi tidak hanya 1. Kita juga harus bisa memikirkan solusi alternative ataupun solusi yang sudah pernah kita lakukan ketika menghadapi masalah yang sejenis.

  • Setelah semua solusi di list, saatnya kita berpikir kritis untuk menentukan solusi manakah yang terbaik.

  • Lalu implementasikan best solution yang telah dipilih. Tidak berakhir disini, kita juga harus melakukan pengawasan terhadap tindakan yang kita lakukan, apakah bekerja dengan baik atau tidak. Jika tidak, maka kita harus mengimplementasi solusi yang lain.

SUMBER

Keterampilan yang mungkin sangat dibutuhkan adalan keterampilan satu ini, yaitu kemampuan memecahkan suatu masalah. Mengapa begitu? karena di dunia ini selalu muncul saja masalah mulai dari ringan sampai yang kompleks. Kemampuan ini sangan di cari bila mampu menyelesaikan masalah secara efisien tanpa ada kesulitan. Sayangnya hampir semua orang mengalaminya meskipun masalah nantinya terselesaikan. Namun ada beberapa cara yang untuk perencanaan dan penataan yang membantu dalam prosesnya.

Berikut terdapat pendekatan menyelesaikan masalah. Pendekatan ini secara umunya dirancang untuk memecahkan masalah. Berikut ulasannya:

  1. Identifikasi masalah
    tahap awal ini sangan jelas, tetapi sering membutuhkan lebih banyak pemikiran dan analisis. Apakah benar-benar terdapat masalah di keseluruhannya? lalu bagaimana dapatkan menfinisikan masalahnya dengan benar? dan lainnya. Dengan mendefinisikan masalah ini, kita tidak akan hanya memahami tetapi juga dapat berkomunikasi situasinya ke orang lain.

  2. Penataan/susunan masalah
    Dalam langkah ini adalah tahap dimana periode pengamatan berlangsung. Memeriksan dengan hati-hati. Fakta dan mengembangkan gambaran masalah harus jelas.Semua tentang informasi lebih lanjut tentang masalah akan meningkatkan pemahaman pengamat. Lalu mulai mencari fakta dan analisisnya sebagai gambaran jelasnya. Tidak lupa penghalangnya juga. Pada tahap ini penting jika masalah yang bersifat kompleks

  3. Mencari kemungkinan solusi
    Dari informasi yang di dapat pada dua fase awal. Dari gambaran atau kerangka masalah mulai dipikirkan solusinya. Saar situasi kelompok, harus sering dilakukan brain-storming. Hal ini membiarkan tiap anggota bebas mengeksperikan pandangannya pada solusi yang memungkinkan. Dalam organisasi wajar, orang yang memiliki keahlian berbeda di area yang berbeda sangat berguna. Karena itu mendengar pandangan dari masing-masing pihak saling diskusi

  4. Membuat keputusan
    Tahap ini paling susah dalam memecahkan masalah. Dari langkah sebelumnya akan dilihat setiap solusi yang potensial dan hati-hati menganalisnya. Beberapa solusi munkin tidak dapat dilakukan kan ada masalah lain(kendala). Masalah lainnya yang timbul bisa dari kendala waktu dan anggaran.Hal ini yang di bilangrumit karena terkadang dengan mencoba memecahkan masalah bisa menimbulkan masalah lebih banyak. Hal ini sangat diperlukan kreatif dan ide-ide inovatif. Lebih lanjutnya bisa di pelajari disini.

  5. Pelaksanaan/penerapan
    Tahap ini melaksanakan/bertindak atas solusi yang dipilih(dari hasil langkah sebelumnya yaitu membuat keputusan). Selama pelaksanaan mungkin timbul lebih banyak permasalahan, terutama jika identifikasi masalah (langkah pertama) dan penataan masalah (langkah kedua) tidak dilakukan sepenuhnya.

  6. Pemantauan/ mencari umban balik
    Tahap terakhir ini berkaitan dengan memeriksa proses itu berhasil atau tidak. Hal ini dapat dicapai dengan memantau dan mendapat umpan balik dari orang-orang yang di pengaruhi oleh perubahan yang terjadi. Lalu, pada bagian ini adalah langkah bagus untuk tetap mencatat hasil dan masalah lainnya yang terjadi.

Sekian dari saya, jika ada kesalahan mohon maaf. Karena kamipun sedang belajar juga. Terima kasih

Referensi disini

Problem solving atau pemecahan masalah merupakan sebuah kemampuan diri yang sangat diminati . Sehingga banyak dari pengusaha banyak menggunakan sebuah pemecahan masalah dari calon karyawan dalam penilaiannya.

Dalam bukunnya Curious, Ian Leslie mendefinisikan dua jenis masalah, yaitu teka-teki dan misteri.

  • Teka-teki merupakan menemukan informasi yang telah hilang dan bersifat pasti. Sebuah teka-teki kebanyakan memiliki pertanyaan yang jelas akan tetapi tetap membingungkan dan tampak kompleks tetapi sebenernya mereka adalah sama.

  • Misteri menurut Leslie adalah pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa dijawab secara definitif karena jawabannya saling terkait satu sama lain dan kompleks. Dengan ketidakjelasan dan keambiguan maka belum ada metode yang dapat diterapkan dalam memecahkan misteri .

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dalam memecahkan suatu masalah, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan :

  1. Practice solving mysteries
    Dengan berlatih memecahkan misteri akan lebih mudah menganalisa dan menemukan masalah yang ada dan mengetahui jalan memecahkan misteri tersebut .

  2. Learn as much as you can about as many topics as you can
    Terkadang sebuah misteri berkaitan dengan banyak topik atau sumber pengetahuan, maka dari itu mempelajari banyak topik dapat membantu dalam memecahkan misteri tersebut sehingga dapat melihat masalah tersebut dalam berbagai padangan ilmu pengetahuan .

  3. Make connections.
    Banyak dari misteri merupakan sebuah hubungan atau koneksi antara beberapa pengetahuan yang menurut kita terkadang tidak relevan tetapi ternyata itu berhubungan, maka dari itu membuat koneksi antara beberapa topik atau ilmu pengetahuan bisa dilakukan untuk memecahkan sebuah masalah. Sebagai contoh aplikasi yang dikembangan oleh Steve Jobs menggambungkan antara pengetahuan kaligrafi kedalam sistem operasi apple.

  4. Read books about mysteries, problem solving, and even mystery novels
    Membaca buku tentang misteri, pemecahan masalah juga diperlukan untuk menambah wawasan. Bukan hanya itu, membaca novel misteri juga diperlukan karena terkadang didalamnya terdapat prinsip-prinsip dasar dalam pemecahan masalah yang dikemas dalam sebuah cerita kehidupan sehari-hari sehingga akan lebih mudah dipahami. Contohnya seperti novel sheclock Holmes.

  5. Solve simpler mysteries first.
    Fokus pada masalah-masalah yang sederhana terlebih dahulu daripada langsung fokus pada masalah yang berat dan kompleks sehingga malah membuat anda menghiraukan masalah-masalah sederhana yang sebenarnya dapat anda selesaikan terlebih dahulu.

  6. Adopt a problem-solving mindset
    Banyak dari permasalahan-permasalahn yang ada cara mengatasinya sudah tercontoh dalam lingkungan sekitar kita, maka lebih peka terhada lingkungan sekitar kita dapat pula meningkatkan anda dalam menilai hidup, bekerja dan hal sederhana yang anda lakukan.

  7. Learn about design thinking
    Dalam memecahkan masalah anda harus mengetahui untuk siapa dan apa kebutuhan mereka dalam pemecahan masalah tersebut dan memberikan solusi terbaik pada mereka.

SUMBER :
- https://www.quora.com/How-can-one-improve-his-problem-solving-abilities

PROBLEM SOLVING ABILITY

Problem solving atau pemecahan masalah merupakan sebuah kemampuan diri yang sangat diminati . Sehingga banyak dari pengusaha banyak menggunakan sebuah pemecahan masalah dari calon karyawan dalam penilaiannya. Dalam bukunnya Curious, Ian Leslie mendefinisikan dua jenis masalah teka - teki dan misteri. Teka - teki merupakan menemukan informasi yang telah hilang dan bersifat pasti . Sebuah teka - teki kebanyakan memiliki pertanyaan yang jelas akan tetapi tetap membingungkan dan tampak kompleks tetapi sebenernya mereka adalah sama. Sedangkan misteri menurut Leslie adalah pertanyaan - pertanyaan yang tidak bisa dijawab secara definitif karena jawabannya saling terkait satu sama lain dan kompleks. Dengan ketidakjelasan dan keambiguan maka belum ada metode yang dapat diterapkan dalam memecahkan misteri . Akana tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dalam memecahkan suatu masalah , berikut beberapa hal yang dapat dilakukan :

  1. Practice solving mysteries
    Dengan berlatih memecahkan misteri akan lebih mudah menganalisa dan menemukan masalah yang ada dan mengetahui jalan memecahkan misteri tersebut .
  2. Learn as much as you can about as many topics as you can
    Terkadang sebuah misteri terkait dengan banyak topik atau sumber pengetahuan , maka dari itu mempelajari banyak topik dapat membantu dalam memecahkan misteri tersebut sehingga dapat meilhat masalah tersebut dalam berbagai padangan ilmu pengetahuan .
  3. Make connections.
    Banyak dari misteri merupakan sebuah hubungan atau koneksi antara beberapa pengetahuan yang menurut kita terkadang tidak relevan tetapi ternyata itu berhubungan , maka dari itu membuat koneksi antara beberapa topik atau ilmu pengetahuan bisa dilakukan untuk memecahkan sebuah masalah . Sebagai contoh aplikasi yang dikembangan oleh steve jobs menggambungkan antara pengetahuan kaligrafi kedalam sistem operasi apple.
  4. Read books about mysteries, problem solving, and even mystery novels
    membaca buku tentang misteri , pemecahan masalah juga diperlukan untuk menambah wawasan . bukan hanya itu membaca novel misteri juga diperlukan karena terkadang didalamnya terdapat prinsip - prinsip dasar dalam pemecahan masalah yang dikemas dalam sebuah cerita kehidupan sehari - hari sehingga akan lebih mudah dipahami , Contohnya seperti novel sheclock Holmes.
  5. Solve simpler mysteries first.
    Berfokus pada masalah - masalah yang sederhana terlebih dahulu dari pada langsung fokus pada masalah yang berat dan kompleks sehingga malah membuat anda menghiraukan masalah - masalah sederhana yang sebenarnya dapat anda selesaikan terlebih dahulu.
  6. Adopt a problem-solving mindset
    Banyak dari permasalahan - permasalahn yang ada cara mengatasinya sudah tercontoh dalam lingkungan sekitar kita , maka lebih peka terhada lingkungan sekitar kita dapat pula meningkatkan anda dalam menilai hidup , bekerja dan hal sederhana yang anda lakukan.
  7. Learn about design thinking
    Tentang sebuah pemikiran desain singkat untuk ide - ide dasar desain. Dalam memecahkan masalah terdapat fitur penting adalah pengguna akhir dalam pikiran. Dalam memecahkan masalah anda harus mengetahui untuk siapa dan apa kebutuhan mereka dalam pemecahan masalah tersebut dan memberikan solusi terbaik pada mereka.

SUMBER :
- https://www.quora.com/How-can-one-improve-his-problem-solving-abilities

Setiap manusia pasti akan dihadapkan dengan yang namanya masalah. Sebuah masalah tidak hanya kita temui saat memecahkan soal matematika atau sains dibangku sekolah, tetapi juga sampai perkuliahan bahkan sampai saat ini pun, kita akan dihadapkan dengan yang namanya masalah. Masalah sendiri merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari dan harus dihadapi. Kemampuan memecahkan masalah merupakan salah satu kompetensi yang diperlukan dalam segala aspek di kehidupan. Berikut ini akan dijelaskan beberapa cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada diri kita.

  • Memiliki kerangka pikiran yang sehat. Ketika kita dihadapkan dengan suatu masalah, cobalah untuk tidak panik dan tetaplah berpikir positif.

  • Jaga emosi. Menjaga emosi tidaklah mudah. Tetapi dengan keadaan emosi pula, kita tidak dapat memecahkan masalah, melainkan memperbesar permasalahan yang sedang dihadapi. Ingatlah bahwa setiap permasalahan pasti ada jalan keluarnya.

  • Tahu kapan seharusnya kita berbicara dan kapan kita tidak harus membicarakan permasalahan itu.

  • Tentukan masalah dengan jelas. Pastikan bahwa anda benar-benar mengerti apa permasalahan yang sedang dihadapi. Coba renungkan dengan mengajukan perrtanyaan seperti apa masalah sebenarnya, siapa dan apa yang bisa membantu memecahkan masalah ini.

  • Identifikasi akar penyebab permasalah tersebut. Pikirkan mengapa dan bagaimana hal itu bisa terjadi. Cobalah untuk melihat masalah tersebut dari sudut pandang yang berbeda.

  • Sebisa mungkin kumpulkan banyak fakta. Kumpulkan informasi berdasarkan bukti bukan dengan perasaan. Lakukan observasi apa yang benar dan lihat apakah ada ide untuk membenarkan apa yang salah.

  • Solusi brainstorm. Kita bisa menanyakan pendapat orang lain terkait masalah tersebut atau dapat melakukan pertemuan dengan anggota tim untuk membahas cara penyelesaian masalah yang ada dengan mengumpulkan gagasan-gagasan mereka. Ingat, sudut pandangan seorang individu biasanya berbeda dengan pandangan individu lain.

  • Membuat keputusan sesegera mungkin. Menunda sesuatu bukanlah hal yang baik, terutama menunda dalam hal penyelesaian masalah. Menghindari masalah dapat menyebabkan masalah yang lebih besar atau masalah tersebut terbagi menjadi beberapa masalah lainnya.

  • Menetapkan tanggung jawab dan tugas masing-masing individu. Hal ini dapat membantu kita untuk mengatur dan merencanakan langkah-langkah apa saja yang dibutuhkan untuk solusi. Selain itu, memastikan kita untuk tidak beralih dan fokus terhadap hal-hal yang tidak memiliki keterkaitan dengan masalah.

  • Menetapkan standar untuk mengukur kemajuan dan/atau deadline. Dengan cara ini, kita dapat melihat dan memantau hasil kerja kita. Apabila dalam beberapa hari tidak terjadi kemajuan, maka berhentilah karena itu hanya akan membuang-buang waktu anda.

  • Mengambil tindakan yang berfokus pada solusi. Pilih solusi anda dan buatlah rencana tindakan-tindakan apa yang dapat dilakukan untuk memecahkan masalah.

Apabila tidak dapat menemukan solusi, ulangi kembali tahap untuk mendefinisikan permasalahan tersebut. Ketika permasalahan yang kita hadapi tidak bisa diselesaikan, biasanya penyebabnya karena kita tidak mengidentifikasi masalah tersebut dengan jelas.


Sumber: http://www.lifehack.org/articles/productivity/the-simplest-ways-improve-your-problem-solving-skills.html

Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita hidup beriringan dengan masalah dimana kita harus menghadapi dan memecahkan masalah tersebut, dan setiap ada masalah yang datang kita pasti harus berfikir bagaiman cara terbaik untuk memecahkan masalah tersebut dan dilaksanakan dengan cepat. Pemecahan dalam masalahpun mudah jika kita mengetahui bagaiamana cara pendekatan efektif dalam memecahkan masalah. berikut adalah 5 langkah dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah :

  1. Menentukan masalah secara rinci sebelum mencoba menyelesaikannya
    Coba berpikir sejenak tentang bagaimana menyelesaikan masalah yang ada dengan cara memahami dengan baik masalah yang terjadi, dan mengerti bagaimana harus menyelesaikan masalah dengan baik sehingga menghasilkan solusi yang tepat

  2. Menawarkan satu dari dua solusi secara tegas
    Kita harus memiliki beberapa solusi dari setiap masalah yang kita hadapi, tetapi kita harus memfilter solusi terbaik yang kita punya, karena jika terdapat banyak solusi itu akan membingungkan dan membuat anda bimbang.

  3. Memprioritaskan langkah-langkah dan tindakan
    Jika seseorang telah mantap dalam mengambil solusi tersebut maka pastikan langkah yang dicapai dilakukan secara tepat waktu

  4. Melaksanakan rencana langkah demi langkah
    Setiap rencana dan keputusan yang anda ambil lalu di eksekusi anda bisa tandai proses atau langkah yang sudah anda tempuh

  5. Mencari cara yang lebih baik dalam memperbaiki ide dalam pemecahan masalah, agar terhindar dari masalah di masa depan
    Dengan mengasah terus kemampuan dalam menyelesaikan masalah, anda bisa memperbaiki kemapuan anda menjadi lebih baik. Semakin efektif juga anda menyelesaikan masalah nilai yang anda dapatpun akan semakin baik lagi.

sumber : https://www.fastcompany.com/3034396/5-ways-to-hone-your-problem-solving-abilities-and-become-an-expert-in-your-field

Kemampuan mengatasi masalah adalah kemampuan melakukan identifikasi maslah dan memberikan solusi sesuai dengan pengetahuan yang telah diketahui sebelumnya. disini akan akan dijelaskan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah lebih efektif.

1. MENGERTI MASALAH
a. Pendefinisian masalah dengan jelas : langkah ini memang terasa sepele, namun langah inilah yang paling vital. Jika kamu tidak mngerti masalah yang sedang dihadapi, maka solusi yang kamu berikan menjadi tidak efektif secara menyeluruh. Untuk menyelesaikan masalah kamu harus melihat bagaimana masalah itu muncul dari berbagi sudut panadang.

b. Pendefinisian secara objektif : apa yang ingin kamu capai, apa yang ingin kamu ketahui, dan jangan memandang suatu masalah hanya dari satu sisi, lihat dari semua sudut pandang.

c. Kumpulkan informasi secara sistematik : pendefinisian masalah dan tujuan diarengi oleh bayak fakta yang kamu dapatkan tentang maslaah yang akan mempermudah penyelesaian masalah. Kumpulkan data, bertanya pada yang ahli atau orang-orang yang berhubungan dengan masalah. Setelah data didapat kita harus menatanya. Cobalah untuk membuat pendahuluan, padatkan da ringkas informasi tersebut. Dan lebih baik jika kita dapat memetakannya dalam chart.

1. MERANCANG RENCANA
a. analisis informasi : Langkah pertama untuk menemukan solusi adalah untuk melihat data yang telah kamu kumpulkan tentang masalah dan menganalisis penting tidaknya. Ketika kamu menganalisis kamu akan mencari relasi antar informasi untuk lebih memahami situasi keseluruhan. Mulai dengan data yang mentah, terkadang informasi perlu dipecah agar lebih gampang di atur dan rengking relevansinya.
b. Genelalisasi kemungkinan solusi : Langkah berikutnya adalah mengeneralisasinya solusi yang berpotensi. tanyalah diri sendiri bagaimana masalaah tersebut dapat terjadi dan kamu juga dapat bertanya kepada orang lain apa yang akan dilakukan bila menemukakan masalah tersebut.
c. Evaluasi solusi dan pilih : setelah kamu menganalisis data mentah dari masalah. pada beberapa kasus ini dapat berarti mengetest skenario atau eksperiment atau pada kasus lain membuat simulasi untuk melihat konsekwensi dari solusi.

3. mengimplementasi rencana
a. Implementasi dari solusi : Ketika kamu sudah memilih solusi terbaik, lakukan implementasi. Namun, kamu juga masih harus memikirkan masalah yang bisa saja terjadi, terutama jika kamu tidak menstrukturkan masalah seara benar.
b.Review dan evaluasi hasil keluaran : setelah meng implementasikan solusi, kamu harusmemonitor dan mereview hasil. periksa apakah solusi bekerja dengan baik dan mencapai tujuan yang kamu inginkan.
c.Atur ulang jika dibutuhkan : pemecahaan masalah bekerja dalam daur yang berulang. banyak potensial solusi yang harus dievaluasi karena solusi akan sering datang dengan pemecahan masalah yang lebih baik.

4. Asah kemampuan

a.Lakukan olahraga mental : seperti badan otak untuk menyelesaikan harus diasah agar mendapat banyak asupan untuk menyelsaikan banyak masalah, salah satunya adalah banyak belajar membac isu-isu terkini dan masalah sosial.

SUMBER : http://www.wikihow.com/Improve-Problem-Solving-Skills