Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana cara memotivasi diri sendiri?

motivasi|690x366

Mohon bantuannya, saya butuh bantuan untuk dapat memotivasi diri sendiri karena seringkali saya jatuh ke dalam depresi. Terimakasih

51

Memotivasi diri sendiri adalah sebuah langkah pembelajaran hidup yang tidak pernah berakhir. Intinya adalah belajar dari pengalaman sebab masa lalu adalah motivator sejati seorang manusia. Berikut ini beberapa cara yang dapat diterapkan langsung sehingga menjadi seseorang yang dapat memotivasi diri sendiri.

Percaya kepada Tuhan.
Kepercayaan adalah kesadaran manusia akan adanya seseorang yang lebih hebat yang menjadi penolong dalam hidupnya. Bila manusia menyadari bahwa jalan hidupnya dijaga, diayomi, ditopang dan diberkati oleh seseorang yang lebih dahsyat niscaya ia lebih semangat dalam menjalani hidup. Kepercayan adalah

Mempelajari dan berpegang pada standar kehidupan.
Tahukah anda bahwa Kitab Suci yang kita miliki masing-masing berisi kata-kata motivasi sebagai penyemangat. Disana juga terdapat cerita pendek/ ilustrasi/ perumpamaan agar hidup di dunia ini lebih bermakna. Sadarkah anda bahwa Firman adalah surat cinta Tuhan yang berisi kata-kata penghiburan yang membuat kita semakin dekat dengan-Nya?

Kitab Suci sebagai salah satu standar kehidupan yang pertama kemudian disusul oleh perundang-undangan dan hukum yang berlaku di Indonesia. Bila dapat berpegang pada semuanya itu niscaya anda tidak mudah goyah oleh angin sepoi-sepoi bahkan oleh topan badai sekalipun.

Apa yang terdapat dalam Kitab Suci adalah berbagai-bagai ilmu pengetahuan dan motivasi tertua di dunia. Anda bisa membacanya secara berulang-ulang dari awal sampai akhir hingga benar-benar mendapat sesuatu yang spesial, menggugah hati dan menambah semangat dari sana. Salah satu manfaat dahsyatnya adalah membuat cara pandang kita terhadap dunia ini lebih positif sekalipun ditengah persoalan hidup (memiliki persepsi positif). Liriklah, Standar kehidupan yang sejati.

Memikirkan, mengatakan dan melakukan kebenaran.
Sadar atau tidak setiap ekspresi yang dikeluarkan dari dalam diri sendiri adalah energi positif yang akan kembali mendamaikan, membahagiakan dan memberkati diri sendiri. Mulailah mengelola kehidupan dengan memikirkan hal-hal yang benar: (a) senantiasa memusatkan pikiran kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Setelah itu (b) lakukanlah/ beraktivitaslah/ bekerjalah sembari berbagi kasih (memberi manfaat) kepada orang-orang disekeliling anda. Mulailah dengan beramah tamah dengan orang-orang terdekat bahkan seluruh lapisan masyarakat (senyum, sapa, sentuh, tolong, maaf, terimakasih dan menjadi pendengar yang baik).

Memiliki harapan.
Berharap bahwa “Ada masa depan yang lebih baik” merupakan sebuah awal yang membuat pikiran lebih rileks dan lebih positif dalam menjalani waktu demi waktu di bumi yang fana ini. Lagipula bukankah semua orang yang benar di kehidupan berikutnya akan masuk sorga yang lebih indah dari suasana yang dialami di bumi ini. Inilah harapan yang membuat setiap orang percaya pantas bahagia yaitu “janji kepada hidup yang kekal adalah pasti.”

Menjadikan kesalahan/ kekhilafan sebagai pengalaman.
Siapakah yang tidak pernah melakukan kesalahan? Oleh sebab itu, kegagalan dimasa lalu baik untuk diambil hikmahnya untuk dijadikan pelajaran hidup agar kedepannya tidak terulang lagi. Berikan waktu sedikit untuk berpikir tentang apa saja hal yang menyebabkan anda gagal di masa itu. Kemudian jauhilah alasan yang dimakasud.

Hubungan sebab-akibat.
Merupakan sebuah metode yang sangat sederhana untuk memotivasi diri sendiri sehingga lebih berhati-hati dalam bersikap dan berperilaku. Ini sangat mudah untuk dilakukan asalkan saja anda memberikan kesempatan untuk berpikir sejenak sebelum bertindak dan mengambil keputusan.

Belajar dari kehidupan orang lain yang lemah tapi semangatnya tinggi.
Yang kami maksud disini bukanlah membanding-bandingkan sebab dalam posisi membandingkan ini dapat timbul iri hati dan kebencian. Motivasi semacam ini lebih kepada “Belajar dari cara hidup orang lain”. “Dia saja bisa, mengapa kita tidak mampu menerapkannya dalam bidang masing-masing?”.

Mempelajari kesalahan orang lain.
Saat seseorang salah dalam pengawasan kita, jangan diejek/ dibully. Lebih baik pelajari lebih lanjut mengapa kesalahan itu bisa diperbuat olehnya. Dengan demikian anda dapat melakukan antisipasi saat situasi yang sama menghampirimu. Mempelajari orang menambah pengalaman dan membuat anda lebih hati-hati dalam bersikapp. Tapi ingatlah bahwa “Jangan sampai anda merendahkan orang lain dalam hati”. Agar penghinaan tersebut tidak menuntut balas dihari mendatang.

Mempedomani kesuksesan orang lain.
Berhasil tidaknya seseorang dalam menjalani hidup tergantung dari kesabaran, kerja keras dan ketekunan. Jika orang lain bisa sukses, mengapa anda tidak dapat? Belajarlah dari kesuksesan orang lain, tanyakan kepadanya apa rahasia dan apapula kunci suksesnya. Dengan demikian anda dapat

Mengambil hikmah dari kehidupan tokoh yang layak jadi panutan.
Ada banyak orang hebat yang positif di sekitar kita. Amati kehidupan mereka lalu jadikanlah mereka panutan yang dapat dijadikan contoh untuk hidup yang lebih baik.

Mempelajari situasi yang dihadapi.
Kita diperhadapkan dalam situasi berbeda setiap hari. Belajarlah dari situasi tersebut agar di hari berikutnya anda tidak jatuh dalam lubang yang sama. Dengan mempelajari sikon (situasi dan kondisi) pasti lebih siap dan lebih waspada untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi.

Belajar dari lingkungan hidup (alam sekitar).
Ini sering kami lakukan. Banyak hal yang dapat kita pelajari dari lingkungan bahkan seluruh ilmu pengetahuan yang diajarkan dibangku sekolah dan kuliah asal muasalnya dari mempelajari kehidupan alam. Tuhan telah memberikan alam semesta dengan segala keteraturannya untuk dipelajari oleh manusia. Dengan begitu kita dapat hidup lebih baik lagi berdasarkan pola keteraturan yang dihasilkan oleh alam semesta. Misalnya adalah belajar dari kehidupan binatang, dari tumbuhan, mikroorganisme dan masih banyak lagi. Ingatlah untuk mengambil yang baiknya sedangkan yang buruknya dijauhi.

Belajar dari hewan, tumbuhan, cuaca, iklim dan bintang-bintang di langit.
Saat hari mendung maka kita berpikir akan ada hujan. Saat langit cerah maka berpikir bahwwa matahari akan terik bersinar. Demikian jugalah manusia, saat wajahnya suram dan sedih pasti lagi bersusah hati/ bersedih hati, ketika ekspresi wajahnya lagi berseri-seri sudah bisa ditebak sedang senang dan berbahagia. Saat hujan turun pasti katak bernyanyi merdu, saat hidup diberkati pasti semua orang menjadi bahagia.

Mendengar pembicara di dekat kita.
Mereka adalah orang tua, saudara, sahabat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lain sebagainya. Sebenarnya motivator itu ada dimana-mana lho. Tapi kitalah yang terlalu egois dan menganggap semua kata-kata yang keluar dari mulut orang lain adalah sampah. Tapi ini tidak berarti juga bahwa baik untuk menganggap semua ucapan orang lain adalah benar. Yang kami maksudkan adalah jadilah orang yang selektif.

Membaca buku, mendengar lagu, menonton film, menyaksikan tari-tarian, melihat lukisan “All Variant”.
Ada begitu banyak karya seni yang dihasilkan oleh orang-orang kreatif disekitar. Anda dapat belajar dari semua hasil karya tersebut untuk menarik sebuah kesimpulan sebagai makna kehidupan untuk dihidupi.

Bersosialita di media sosial.
Kami harus akui bahwa ada begitu banyak akun-akun positif di media sosial. Bahkan kami dapat mengatakan bahwa hampir semua teman di facebook adalah motivator yang handal sebab mereka selalu menshare dan menulis status positif yang dapat membawa pencerahan bagi yang mau menyempatkan diri untuk membaca dan melakukannya juga. Tapi harap juga diingat bahwa selain yang positif diinternet banjir juga dengan konten yang negatif. Oleh karena itu pintar-pintarlah memilah-milah.

Contoh kata-kata motivasi
Berikut ini beberapa kumpulan kata-kata motivasi yang dapat menambah semangat anda dalam menjalani hidup yang kadang bergelombang.

Motivasi untuk lebih sabar dengan menerima apa adanya. “Saya pantas menerimanya, kuatkan hatiku ya Tuhan”. Merupakan salah satu kekuatan hati yang membuat anda mampu menanggung segala perlakuan buruk yang dilayangkan. Ini hanya dapat dilakukan jika ada kerendahan hati.
Semangat saat kehilangan. Pepatah yang mengatakan “Mati satu, tumbuh seribu, hilang satu tumbuh seribu”. Merupakan penyemangat saat sedang kehilangan sesuatu agar tidak terlalu bersedih hati sebab penggantinya selalu lebih baik.
Menerima kelemahan orang lain. “No body is perfect/ tidak ada yang sempurna tapi bukan berarti bebas melakukan kesalahan”. Ini adalah statment yang sangat umum dan sangat diperlukan untuk mengertikan orang lain yang memiliki kelemahan.
Masalah adalah tuas ungkit yang membuat hidup lebih baik.
Ujian hidup mengambil andil untuk menaikkan level kehidupan.
Jadilah perahu yang tidak tenggelam karena banyaknya dan luasnya samudra disekitarnya.
Lakukanlah apa yang engkau pandang baik yang hendak dilakukan orang kepadamu. Bahagiakan orang lain maka kamu akan berbahagia.
Dimana ada aksi disitu ada reaksi. Jika aksi anda berlebihan maka orang lain bisa lebih lebay dari itu.
Sombong adalah kelemahan sedangkan kerendahan hati adalah ilmu tertinggi sepanjang masa.
Hiduplah mengalir seperti air yang mengisi tempat-tempat rendah di bumi ini.
Kekerasan adalah simbol hidup yang tidak sejahtera sedangkan perdamaian adalah tanda hidup orang-orang yang sejahtera.
Demikian saja teman. Semoga anda lekas pulih dari kesedihan akibat ketelodoran sendiri maupun karena kesalahan sesama.

1. Buat Alasan

Tanyakan pada diri anda mengapa anda menginginkan mencapai sesuatu? Jika anda tidak punya alasan yang kuat untuk mencapai sesuatu, anda tidak akan punya motivasi yang cukup.

2. Perluas Wawasan

Buat diri anda terinspirasi oleh dunia yang tak terbatas ini. Banyak membaca, kursus, bergaul, mengikuti seminar, berdiskusi, bergabung dalam komunitas, dan aktivitas lainnya yang menambah wawasan akan membantu anda memotivasi diri.

3. Pahami bahwa Setiap Orang Memiliki Masalah dan Tantangan

Jika anda memiliki masalah dan tantangan yang berat. Percayalah, orang lain juga memiliki masalah dan tantangan. Kesuksesan bisa dicapai orang lain karena ia mau menghadapi masalah dan tantangan.

4. Fokuskan Perhatian

Buatlah slogan yang memotivasi anda dan pasang di dinding kamar, di ruang kerja, di halaman desktop komputer dan HP anda. Al ini akan mengingatkan anda untuk selalu memfokuskan perhatian pada pencapaian yang anda inginkan.

5. Lakukan Dengan Cara yang Menyenangkan

Jika anda ingin membuat sebuah lukisan, anda sebaiknya melukis apa yang anda sukai. Jika anda ingin menulis artikel, carilah tema yang anda minati. Anda akan memiliki semangat dan motivasi lebih jika anda mengikuti kata hati.

6. Tiru Kesuksesan Idola Anda

Meniru bukan ide yang buruk, apalagi yang ditiru adalah semangat, motivasi, dan perjuangan orang yang sukses.

7. Buat Perencanaan

Buatlah tahapan untuk menuju kesuksesan. Setiap anda dapat menyelesaikan sebuah target jangka pendek, anda akan lebih siap dan fokus untuk mencapai target berikutnya. Banyak orang yang tidak berani menerima tantangan untuk maju karena mereka sejak awal sudah mengumpulkan sejumlah tantangan yang harus dihadapi.

8. Praktek adalah Pembelajaran yang Sebenarnya

Keberhasilan merupakan gabungan antara upaya dan keinginan. Tantangan sebenarnya akan anda hadapi pada saat anda melakukan sesuatu. Bisa jadi apa yang anda takutkan sejak awal justru tidak terjadi, dan apa yang anda anggap mudah justru sulit dipraktekkan. Intinya, jika anda tidak mencoba, anda tidak akan belajar.

9. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung

Menciptakan lingkungan yang mendukung adalah bagian penting dari memotivasi diri. Sebiji benih akan tumbuh subur jika tumbuh di tempat yang subur dan tepat. Jika anda ingin berhenti merokok, jangan dekati orang yang sedang merokok.

10. Jadilah Pahlawan

Jadilah pahlawan untuk diri sendiri. Jangan mengandalkan orang lain untuk mencapai prestasi yang anda inginkan dan jangan berbuat curang. Berbuatlah yang terbaik dengan cara yang benar. Anda akan memiliki kebanggaan dengan keberhasilan yang anda raih hanya jika anda telah bekerja keras tanpa melanggar norma yang berlaku.

Sumber : Rumah Sakit Surya Husada

Memotivasi diri merupakan hal yang mudah dikatakan, tetapi sangat sulit untuk dilakukan. Mengapa demikian ? Karena motivasi diri sangat bergantung dengan apa yang anda rasakan (feeling), bukan tentang apa yang anda pikirkan (thought)

Kenyataannya adalah, apabila terjadi pertentangan antara perasaan dan pikiran, kemungkinan besar yang memenangkan pertarungan adalah perasaan anda. Hal itulah yang menjelaskan ketika kita merasa malas, tetapi disaat yang sama kita sadar bahwa kita tidak boleh malas, kita lebih memilih bermalas-malasan dibandingkan menuruti pikiran kita untuk bekerja keras.

Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, menurut Oliver Burkeman dalam bukunya yang berjudul, "The Antidote: Happiness for People Who Can't Stand Positive Thinking", 2012, menemukan fakta bahwa ketika kita berusaha keras untuk melawan perasaan kita, maka perasaan tersebut akan tumbuh semakin kuat.

…when experimental subjects are told of an unhappy event, but then instructed to try not to feel sad about it, they end up feeling worse than people who are informed of the event, but given no instructions about how to feel. In another study, when patients who were suffering from panic disorders listened to relaxation tapes, their hearts beat faster than patients who listened to audiobooks with no explicitly ‘relaxing’ content. Bereaved people who make the most effort to avoid feeling grief, research suggests, take the longest to recover from their loss. Our efforts at mental suppression fail in the sexual arena, too: people instructed not to think about sex exhibit greater arousal, as measured by the electrical conductivity of their skin, than those not instructed to suppress such thoughts.

Oleh karena itu, untuk memotivasi diri sendiri, maka cara yang paling baik adalah dengan mengelola apa yang anda rasakan dan memperbaiki perasaan dan emosi anda. Kunci untuk dapat memotivasi diri sendiri adalah :

Menjadi Positif

Buatlah diri anda menjadi bahagia. Kebahagiaan adalah kunci utama seseorang dapat memotivasi diri sendiri. Tanpa ada rasa bahagia, akan sangat susah untuk dapat memotivasi diri.

Salah satu ciri orang-orang yang berpikiran positif adalah selalu merasa optimis dalam setiap kondisi yang ada.

Pantau progress Anda

Menurut Teresa Amabile, dalam bukunya yang berjudul, "The Progress Principle: Using Small Wins to Ignite Joy, Engagement, and Creativity at Work", yang diterbitkan oleh Harvard Business Review 2011, mengetahui perkembangan capaian anda (progress) adalah hal yang utama agar anda tetap termotivasi.

This pattern is what we call the progress principle: of all the positive events that influence inner work life, the single most powerful is progress in meaningful work; of all the negative events, the single most powerful is the opposite of progress—setbacks in the work. We consider this to be a fundamental management principle: facilitating progress is the most effective way for managers to influence inner work life.

Dengan kata lain, anda akan termotivasi ketika anda mengetahui tujuan hidup anda, dan selalu memantau perkembangan yang sudah anda capai untuk menuju tujuan anda tersebut.

Beri Hadiah pada diri Anda

Setiap progress yang anda raih, setiap keberhasilan dalam meraih tujuan anda, berilah hadiah pada diri anda sendiri. Dengan memberi hadiah pada diri anda sendiri ketika anda sudah mencapai apa yang anda inginkan, maka anda akan merasa puas dan bahagia.

Salah satau penelitian telah membuktikan bahwa pemberian hadiah berkontribusi sekitar 75% terkait dengan alasan mengapa anda melakukan sesuatu.

Researchers find that perceived self-interest, the rewards one believes are at stake, is the most significant factor in predicting dedication and satisfaction toward work. It accounts for about 75 percent of personal motivation toward accomplishment. – Dickinson 1999

Pemberian hadiah disini tidahk hanya untuk capaian-capai besar saja, capaian-capaian kecil-pun berhak untuk mendapatkan "hadiah". Setiap anda menyelesaikan kegiatan yang ada pada to-do-list, segera berikan hadiah pada diri anda.

Berteman dengan orang-orang yang mempunyai motivasi

Berkumpul dengan teman-teman yang mempunyai motivasi tinggi akan memberikan energi kepada anda untuk ikut termotivasi. Dan itu juga berlaku kebalikannya. Anda akan sangat tidak termotivasi apabila dikelilingi oleh orang-orang yang pesimis.

Menurut Charles Duhigg, dalam bukunya yang berjudul "The Power of Habit: Why We Do What We Do in Life and Business, menyebutkan bahwa ketika kita berada pada sebuah grup (pertemanan) yang mempunyai pemahaman bahwa kita dapat melakukan perubahan, maka kemungkinan besar kita akan benar-benar dapat melakukan perubahan tersebut di dunia nyata.

When people join groups where change seems possible, the potential for that change to occur becomes more real.

Begitu juga penelitian yang dilakukan pada The Longevity Project, menemukan bahwa lingkungan pertemanan yang anda miliki akan menentukan seperti apa diri anda.

The groups you associate with often determine the type of person you become. For people who want improved health, association with other healthy people is usually the strongest and most direct path of change.

Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa kebiasaan kita, perilaku kita, bahkan cita-cita kita sangan dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar kita. Karena kita adalah makhluk yang paling flkesibel dan pandai beradaptasi terhadap lingkungan.

Sebuah penelitian yang sangat mengejutkan adalah sebuah eksperimen tentang seorang bayi manusia dan seorang bayi monyet dipelihara dalam lingkungan yang sama dan tinggal bersama-sama untuk beberapa waktu. Hasilnya adalah, bukannya monyet tersebut yang berperilaku seperti bayi manusia, tetapi bayi manusia tersebut yang berperilaku seperti monyet.

Sehingga, ketika anda beradap didalam sebuah grup pertemanan yang bersisi orang-orang yang mempunyai motivasi tinggi, maka anda juga akan mempunyai motivasi yang tinggi pula.

Memotivasi diri merupakan hal yang mudah dikatakan, tetapi sangat sulit untuk dilakukan. Mengapa demikian ? Karena motivasi diri sangat bergantung dengan apa yang anda rasakan (feeling), bukan tentang apa yang anda pikirkan (thought)

Kenyataannya adalah, apabila terjadi pertentangan antara perasaan dan pikiran, kemungkinan besar yang memenangkan pertarungan adalah perasaan anda. Hal itulah yang menjelaskan ketika kita merasa malas, tetapi disaat yang sama kita sadar bahwa kita tidak boleh malas, kita lebih memilih bermalas-malasan dibandingkan menuruti pikiran kita untuk bekerja keras.

Bahkan yang lebih mengejutkan lagi, menurut Oliver Burkeman dalam bukunya yang berjudul, "The Antidote: Happiness for People Who Can't Stand Positive Thinking", 2012, menemukan fakta bahwa ketika kita berusaha keras untuk melawan perasaan kita, maka perasaan tersebut akan tumbuh semakin kuat.

…when experimental subjects are told of an unhappy event, but then instructed to try not to feel sad about it, they end up feeling worse than people who are informed of the event, but given no instructions about how to feel. In another study, when patients who were suffering from panic disorders listened to relaxation tapes, their hearts beat faster than patients who listened to audiobooks with no explicitly ‘relaxing’ content. Bereaved people who make the most effort to avoid feeling grief, research suggests, take the longest to recover from their loss. Our efforts at mental suppression fail in the sexual arena, too: people instructed not to think about sex exhibit greater arousal, as measured by the electrical conductivity of their skin, than those not instructed to suppress such thoughts.

Oleh karena itu, untuk memotivasi diri sendiri, maka cara yang paling baik adalah dengan mengelola apa yang anda rasakan dan memperbaiki perasaan dan emosi anda. Kunci untuk dapat memotivasi diri sendiri adalah :

Menjadi Positif

Buatlah diri anda menjadi bahagia. Kebahagiaan adalah kunci utama seseorang dapat memotivasi diri sendiri. Tanpa ada rasa bahagia, akan sangat susah untuk dapat memotivasi diri.

Salah satu ciri orang-orang yang berpikiran positif adalah selalu merasa optimis dalam setiap kondisi yang ada.

Pantau progress Anda

Menurut Teresa Amabile, dalam bukunya yang berjudul, "The Progress Principle: Using Small Wins to Ignite Joy, Engagement, and Creativity at Work", yang diterbitkan oleh Harvard Business Review 2011, mengetahui perkembangan capaian anda (progress) adalah hal yang utama agar anda tetap termotivasi.

This pattern is what we call the progress principle: of all the positive events that influence inner work life, the single most powerful is progress in meaningful work; of all the negative events, the single most powerful is the opposite of progress—setbacks in the work. We consider this to be a fundamental management principle: facilitating progress is the most effective way for managers to influence inner work life.

Dengan kata lain, anda akan termotivasi ketika anda mengetahui tujuan hidup anda, dan selalu memantau perkembangan yang sudah anda capai untuk menuju tujuan anda tersebut.

Beri Hadiah pada diri Anda

Setiap progress yang anda raih, setiap keberhasilan dalam meraih tujuan anda, berilah hadiah pada diri anda sendiri. Dengan memberi hadiah pada diri anda sendiri ketika anda sudah mencapai apa yang anda inginkan, maka anda akan merasa puas dan bahagia.

Salah satau penelitian telah membuktikan bahwa pemberian hadiah berkontribusi sekitar 75% terkait dengan alasan mengapa anda melakukan sesuatu.

Researchers find that perceived self-interest, the rewards one believes are at stake, is the most significant factor in predicting dedication and satisfaction toward work. It accounts for about 75 percent of personal motivation toward accomplishment. – Dickinson 1999

Pemberian hadiah disini tidahk hanya untuk capaian-capai besar saja, capaian-capaian kecil-pun berhak untuk mendapatkan "hadiah". Setiap anda menyelesaikan kegiatan yang ada pada to-do-list, segera berikan hadiah pada diri anda.

Berteman dengan orang-orang yang mempunyai motivasi

Berkumpul dengan teman-teman yang mempunyai motivasi tinggi akan memberikan energi kepada anda untuk ikut termotivasi. Dan itu juga berlaku kebalikannya. Anda akan sangat tidak termotivasi apabila dikelilingi oleh orang-orang yang pesimis.

Menurut Charles Duhigg, dalam bukunya yang berjudul "The Power of Habit: Why We Do What We Do in Life and Business, menyebutkan bahwa ketika kita berada pada sebuah grup (pertemanan) yang mempunyai pemahaman bahwa kita dapat melakukan perubahan, maka kemungkinan besar kita akan benar-benar dapat melakukan perubahan tersebut di dunia nyata.

When people join groups where change seems possible, the potential for that change to occur becomes more real.

Begitu juga penelitian yang dilakukan pada The Longevity Project, menemukan bahwa lingkungan pertemanan yang anda miliki akan menentukan seperti apa diri anda.

The groups you associate with often determine the type of person you become. For people who want improved health, association with other healthy people is usually the strongest and most direct path of change.

Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa kebiasaan kita, perilaku kita, bahkan cita-cita kita sangan dipengaruhi oleh orang-orang di sekitar kita. Karena kita adalah makhluk yang paling flkesibel dan pandai beradaptasi terhadap lingkungan.

Sebuah penelitian yang sangat mengejutkan adalah sebuah eksperimen tentang seorang bayi manusia dan seorang bayi monyet dipelihara dalam lingkungan yang sama dan tinggal bersama-sama untuk beberapa waktu. Hasilnya adalah, bukannya monyet tersebut yang berperilaku seperti bayi manusia, tetapi bayi manusia tersebut yang berperilaku seperti monyet.

Sehingga, ketika anda beradap didalam sebuah grup pertemanan yang bersisi orang-orang yang mempunyai motivasi tinggi, maka anda juga akan mempunyai motivasi yang tinggi pula.