Thomas R. Dye (2016) memberikan definisi kebijakan publik yang baik, yaitu "whatever governments choose to do or not do…It is what government do, why they do it, and what difference it makes"
Tepat sekali, kebijakan publik adalah pilihan dan
nilai yang diberikan atas pilihan itu. Dan, yang membuat pilihan bukan rakyat, tetapi
pemerintah. Kebijakan publik sebagai seperangkat keputusan-keputusan strategis untuk memanajemeni kehidupan suatu bangsa untuk mencapai misi pembentukannya, yang biasanya dimuskan oleh pada pendirinya –the
founding fathers—dalam bentuk Konstitusi atau Undang-Undang Dasar.
Kebijakan publik adalah seperangkat keputusan politik yang melembaga dari suatu kekuasaan politik yang sah. Keputusan-keputusan politik tersebut berkenaan dengan alokasi-alokasi sumberdaya penting dan langka pada bangsa tersebut, untuk memastikan agar penggunaan atau pemanfaatannya untuk kebaikan bangsa tersebut, bukan justru untuk merusak, apalagi menghancurkan. Kebijakan publik adalah
keputusan alokasi sumberdaya untuk memastikan pendayagunaannya memberikan
kebaikan bagi bangsa tersebut, dan bukan yang lain, apalagi sebaliknya.
Kebijakan publik adalah strategi untuk memanajemeni bangsa dalam mencapai tujuan hidup berbangsa. Sebagai sebuah strategi, kebijakan publik menjadi keharusan dari semua organisasi negara, tidak pedulu bagaimana bentuk negaranya. Entah negara maju, berkembang, ataupun terbelakang; negara di dunia pertama maupun di dunia ke tiga . Sebagai strategi, maka kebijakan publik mempunyai
definisi sebagai sebuah strategi untuk membawa suatu bangsa dari suatu kondisi pada
saat ini, untuk mencapai suatu kondisi tertentu, yang jauh lebih baik dari hari ini, di suatu ketika di masa depan. Kebijakan publik adalah sebuah teknologi untuk membawa masa depan ke hari ini.
Jika kebijakan publik adalah keputusan dan juga strategi, maka siapa saja aktornya dan apa
saja sebenarnya yg penting dalam kebijakan publik?
[details="Referensi"]
http://garuda.ristekbrin.go.id
[/details]