Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimanakah kisah horror Rumah sakit Dr Soetomo Surabaya?

image|687x387

Bagi sobat diskusi yang bertempat tinggal di Surabaya tentu tidak asing dengan rumah sakit dr soetomo yang terletak di daerah karang menjangan kecamatan Gubeng. Ternyata di balik kemegahan dari rumah sakit dr soetomo tersebut menyimpan banyak sekali misteri. Rumah sakit tersebut telah dibangun sejak tanggal 29 Oktober 1938 dengan nama rumah sakit Centraal Burgerlijk Ziekenhuis. Jadi wajar saja apabila rumah sakit ini sudah sangat tua dan menyimpan berbagai cerita seram. Apa sobat diskusi ada yang pernah mendengar kisah mengenai tempat ini?

19

Jadi begini, saya sempat menemui seorang narasumber yaitu saudara saya sendiri. Dia pernah menginap di rumah sakit dr Soetomo karena penyakit Liver. Nah, waktu itu jam telah menunjukkan pukul 3 dini hari, saat itu saudara saya kebangun dari tidurnya. Dan hendak menuju kamar mandi, karena waktu itu dia dikamar umum yang tidak ada kamar mandi didalamnya. Dia keluar menuju toilet terdekat.

Pada saat dia hendak kembali kedalam kamarnya, tiba-tiba dia tersesat dan melewati bangsal mata dan bangsal hati. Di sana terdapat sebuah lift tua yang bertuliskan lift rusak. Namun anehnya saat melewati lift tersebut tiba-tiba terdengar bunyi seperti mesin berat bergerak. Seolah lift lama itu masih beroperasi. Karena merasa ada hal yang tidak beres, maka saudara saya tadi mempercepat langkahnya untuk segera sampai dikamarnya dan mencoba untuk tidur.

Tidak lama setelah kejadian tadi, terdengar suara langkah kaki menuju kekamarnya. Karena ketakutan, dia bersembunyi dibalik selimut. Tetapi terlambat, pemilik dari jejak langkah itu telah berada disampingnya. Lalu saudara saya tadi memberanikan diri untuk membuka selimutnya, ternyata itu seorang suster dengan umur sekitar 25-30 dengan wajah yang cukup cantik, dan tag namanya bertuliskan maria.

“Maaf mengganggu mbak, sekarang sudah waktunya minum obat”. Waktu itu baru menunjukan jam 3 dini hari, terlalu dini untuk minum obat. Begitu pikir saudara saya. Tetapi suster tadi meyakinkan untuk segera meminum, maka dia meminumnya. Dan setelah memberikan obat suster itupun keluar tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Keesokan paginya, seorang suster lain menyodorkan obat. Kali ini sesuai dengan jam biasanya, dan saudara saya pun menjelaskan kalau jam 3 tadi sudah ada suster yang memberikan obat. “Oh, sudah diberi sama suster maria ya? Ya sudah tidak apa-apa mbak” begitu kata suster yang baru saja masuk tadi. Aneh, padahal saudara saya tidak menyebutkan nama maria, kenapa suster tadi bisa tahu.

Kemudian seseorang yang sekamar dengan saudara saya bilang, kalau suster maria itu telah meninggal lama sekali dia tergencet lift sehingga badannya gepeng alias hancur. Lift itu terletak didekat bangsal mata. Dan setelah kejadian itu, suster maria masih sering menampakan diri di rumah sakit dr soetomo tersebut. Kejadian lain juga pernah dialami oleh seorang tukang becak yang menemani istrinya yang dirawat inap.

  • IRA SULISTYOWATI -