Teleskop angkasa Hubble diduga menggunakannya." NASA segera menanggapi dokumenter itu dan membantah ada penggunaan minyak paus pada teleskop Hubble.
Tapi spekulasi berlanjut, yaitu bahwa minyak paus pastilah dipakai dalam suatu masa penjelajahan angkasa karena minyak paus tidak membeku pada suhu di bawah titik beku 0 derajat, tepat padat bahkan di bawah tekanan, dan tidak ada zat alami penggantinya.
Pihak International Whaling Commission melarang perburuan komersial paus sejak 1986 dan popularitas komersial minyak paus mereda sesudahnya, bersamaan dengan naik pamornya petroleum. Kemungkinannya kecil bahwa badan itu sekarang ini menggunakan minyak paus murni, tapi mungkin pelumas sintetis untuk meniru kegunaannya.
Apakah satelit-satelit mula-mula memang menggunakan minyak mahluk tebesar di Bumi itu? Belum jelas tentang itu, tapi konsumsi minyak paus mencapai puncaknya pada 1850-an, lebih dari satu abad sebelum pendirian NASA.