
Lagu daerah merupakan lagu yang mencerminkan suatu daerah tersebut. Biasanya lagu daerah tercipta dengan gagasan atau ide penciptanya yang berasal dari adat istiadat ataupun kebudayaan daerah tersebut. Kebudayaan yang paling jelas kita lihat adalah bahasa. Setiap daerah memiliki sebuah lagu yang menggunakan bahasa daerah itu sendiri. Jali-Jali, Anak Kambing Saya, Cublak-Cublak Suweng, Suwe Ora Jamu, Manuk Dadali, dan Anging Mammiri adalah sedikit contoh dari lagu daerah yang populer. Biasanya lagu daerah dikenalkan secara turun-temurun antar generasi sehingga masih tetap terkenang sampai sekarang.
Namun, pada masa globalisasi seperti sekarang ini, lagu-lagu daerah mulai tersaingi keeksisannya dengan lagu-lagu yang lebih modern. Banyak orang terutama generasi muda cenderung menyukai lagu modern dan tidak melirik atau bahkan tidak tahu lagu daerahnya sendiri. Sering kita lihat yang hafal dan suka melantunkan lagu-lagu daerah didominasi oleh kalangan tua saja. Padahal, untuk melestarikan salah satu hasil kebudayaan ini, semua kalangan masyarakat harus tetap mengenal dan mengapresiasinya agar tetap lestari sampai ke anak cucu di masa mendatang.
Lalu mengapa anak muda pada zaman sekarang cenderung melupakan dan malas mempelajari lagu daerah? Dan metode seperti apa yang efektif untuk mengajak anak muda dalam mengenal lagu-lagu daerah Indonesia?