Aku sendiri kurang percaya sih sama mitos ini karena sulit untuk dimasukkan ke nalarku. Menurutku dan dalam ajaran agamaku, setan itu bagian dari jin (jin yang jahat) sedangkan jin itu selalu hidup berdampingan dengan kita meskipun kita tidak bisa melihatnya secara kasat mata. Aku juga udah membaca dari berbagai sumber kalau mitos ini belum bisa dijelaskan secara sains sehingga bisa dibilang mitos ini tidak relevan dengan arti langsungnya.
Namun, banyak sumber yang mengatakan bahwa mitos bersiul di malam hari dapat mengundang setan itu memiliki arti atau tujuan yang lain. Dari berbagai sumber, mereka semua menyimpulkan bahwa mitos ini bertujuan agar tidak menganggu tetangga di malam hari karena malam hari adalah waktu untuk beristirahat. Suara siulan yang terlalu keras yang ditambah posisi rumah tetangga yang berdekatan dikhawatirkan dapat menciptakan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, diciptakanlah mitos ini.
Tapi, mengapa harus menggunakan istilah mengundang setan? Aku berpendapat mungkin tujuannya adalah untuk mempermudah pemahaman masyarakat dan lebih meningkatkan peluang untuk dipatuhi. Memang masyarakat umumnya memiliki persepsi bahwa malam hari adalah waktunya setan untuk berkeliaran dan tidak sedikit juga yang menakutinya. Oleh karena itu, mungkin alasan itulah yang digunakan oleh sang pencetus mitos ini agar lebih dipatuhi oleh para penyiul.
Jadi, kesimpulan dari mitos bersiul di malam hari dapat mengundang atau memanggil setan adalah tidak benar. Tapi mitos ini memiliki tujuan lain yang sebenarnya sangat baik, yaitu agar kita tidak mengganggu tetangga kita di malam hari karena itu adalah waktunya mereka untuk beristirahat. Mitos-mitos seperti ini memang sangat kental dengan nilai kesopanan karena memang itulah budaya kita sejak zaman nenek moyang.
[details="Summary"]
Salampessy, S. H. (2021, 13 Mei). [Cek Fakta] Bersiul Mengundang Setan. Diakses pada 28 Juli 2021, dari https://rri.co.id/humaniora/info-publik/1049044/cek-fakta-bersiul-mengundang-setan.
[/details]