Di balik sebuah produk dengan sederetan fiturnya yang sangat mutakhir, ada seorang Product Manager yang secara terus menerus meningkatkan kualitas produknya bersama dengan sekelompok tim yang luar biasa. Seiring dengan bertambah besarnya sebuah produk, kerja sama antara Product Manager dengan CEO akan sangat efektif untuk dapat menghadirkan produk yang dibutuhkan konsumen. Dengan adanya Product Manager, CEO dapat lebih berkonsentrasi pada keberhasilan visi serta strategi yang tepat untuk memasarkan sebuah produk. Di GO-JEK sendiri untuk melakukan upaya manajemen produk mereka menggunakan Agile Inception, yang mana metode ini dilakukan sebelum membuat sebuah produk. M. Arya Nugraha, Product Manager – Logistic Products dari GO-BOX & GO-KILAT, sempat menjelaskan beberapa aspek yang harus diidentifikasi sebelum merancang sebuah produk. Dengan Agile Inception, perusahaan akan mampu untuk dapat menentukan cakupan proyek sejauh mana, memperkirakan biaya dan waktu yang akan dihabiskan, menentukan risiko apa saja yang akan dihadapi, melihat sejauh mana proyek tersebut dimungkinkan terjadi atau tidak, serta mempersiapkan lingkungan proyek sebelum memulai produksi. Setelah berhasil mengidentifikasi beberapa aspek di atas, akan muncul ide-ide brilian yang akan digunakan dalam proses pembuatan produk – mana yang dapat langsung digunakan, dan mana yang dapat disimpan untuk digunakan kemudian. Tujuan utama dari metode Agile Inception ini adalah untuk mengurangi kebingungan saat perancangan, memudahkan penetapan hasil akhir, pembagian pekerjaan, dan juga melihat tantangan-tantangan yang akan dihadapi di masa depan.
[details="Referensi"]
https://id.techinasia.com/pentingnya-product-management-dalam-kualitas-produk
[/details]