Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengapa kita perlu memvalidasi hipotesa masalah pengguna sebelum membangun sebuah produk?

TO Tobio Kageyama 9 years ago

validasi produk|690x260

Saat akan membangun sebuah produk, tentunya kita memiliki masalah awal yang mendasari kita untuk membangun produk tersebut. Namun, apakah kita perlu memvalidasi hipotesa masalah tersebut sebelum kita benar-benar membangun dan meluncurkan produk tersebut?

18

Terkadang, kita menganggap dan yakin bahwa suatu hal adalah suatu masalah bagi orang yang melakukannya. Namun, hal tersebut adalah asumsi kita, pihak yang mungkin hanya melihat "masalah" tersebut dari jauh, dan tidak mengalami hal tersebut sendiri. Bisa jadi, menurut pihak yang benar-benar mendalami bidang itu, suatu hal tertentu itu bukan suatu masalah.

Maka dari itu, validasi hipotesa masalah ini umumnya diperlukan untuk menentukan apakah masalah yang mendasari pengembangan produk Anda, adalah masalah yang benar-benar dialami oleh target pelanggan atau user Anda? Ada pula beberapa alasan penting mengapa kita harus memvalidasi sebuah masalah.

1. Sumber daya
Sumber daya--seperti waktu dan uang--adalah hal yang mendasari sebuah perusahaan/organisasi dalam mengembangkan sebuah produk. Melakukan validasi masalah pengguna dapat menghindarkan perusahaan dari menghabiskan sumberdayanya untuk mengembangkan produk yang tidak dibutuhkan customer.

2. Hubungan dengan customer
Perusahaan membangun sebuah produk dengan harapan agar customer mau membeli produk tersebut. Untuk itu, produk harus dapat menyelesaikan masalah customernya dengan tepat dengan selalu berhubungan dengan customernya. Validasi masalah tentunya akan membantu perusahaan dalam membangun hubungan dengan customer mereka, agar menghindarkan pihak perusahaan dari mengembangkan produk yang susah dimengerti, atau produk yang sekiranya belum siap diluncurkan.

3. Pergantian arah pengembangan produk
Dengan memvalidasi hipotesa masalah, suatu perusahaan dapat dengan lebih awal mengganti arah pengembangan produknya, jika ternyata ide produk yang akan dikembangkan masih kurang sesuai dengan permasalahan real customernya.

Referensi:
* https://www.mindtheproduct.com/2013/09/validate-or-die-using-validation-to-build-the-right-product/
* https://leanvalidation.hanno.co/problem.html