Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana startup dalam memahami kebutuhan pengguna?

BE Bebe daben 8 years ago

e|690x246

Desainer produk, membutuhkan kegiatan memahami pengguna dan mengambil pelajaran sebanyak-banyaknya dari tiap iterasi adalah dasar pemikiran dari desain Anda. Tapi bagaimana cara startup memahami kebutuhan pengguna yang efektif dan bernilai bagi perusahaan startup?

24

1. Tentukan target demografis dan tujuan
Pastikan kamu mencari partisipan, peralatan, serta cara yang tepat untuk risetmu. Gunakan framework 5W1H: Mengapa kamu ingin melakukan riset? Apa yang ingin kamu ketahui? Siapa saja yang terlibat di dalamnya? Di mana tempat yang pas untuk melakukannya? Kapan deadline yang tepat? Bagaimana cara kamu melakukan riset dengan sumber daya terbatas? Berapa sesi yang akan kamu lakukan? Pertanyaan seperti ini bisa muncul lebih banyak lagi.

Dengan memahami semua hal di atas, kamu bisa menyusun rencana yang logis, menemukan insight, dan menentukan tujuan yang pasti.

2. Jadilah fleksibel dan kreatif
Dengan latar belakang desain yang saya miliki, saya sudah akrab dengan metodologi dan proses kualitatif holistik selama bertahun-tahun. Misalnya memahami para partisipan, pertanyaan kontekstual, dan observasi, yang umumnya memakan banyak sumber daya.

Akan tetapi, untuk startup yang bergerak cepat, desainer perlu fleksibel dan kreatif memanfaatkan sumber daya serta waktu yang terbatas. Kamu harus bisa menjalankan riset secara lincah. Berikut ini beberapa cerita menarik tentang bagaimana kami menemukan cara-cara melakukan riset yang lincah.

3. Buat prototipe dengan fidelity yang baik
Tidak ada orang yang mau menyajikan prototipe digital yang dibuat hanya dalam waktu beberapa jam. Akan tetapi, membuat prototipe dengan fidelity yang tepat bisa menghemat waktumu. Setelah melihat banyak pengguna yang bingung dalam berbagai sesi eksperimen, saya menyimpulkan bahwa prototipe dengan fidelity yang baik merupakan hal penting untuk menghasilkan user research yang efektif.

4. Undang rekan kerja yang relevan ke dalam sesi riset
Yang paling saya sukai dari user research adalah memahami hal-hal yang tadinya saya kira sudah saya pahami, tapi ternyata tidak. Saya pun mengundang para developer dan manajer produk ke sesi riset. Terkadang, developer bisa melihat sisi yang sebelumnya tidak terpikir olehmu. Dan manajer produk bisa memberi ide untuk fitur baru. Insight yang mereka berikan berasal dari sudut pandang dan latar belakang berbeda.

Saat kamu melakukan riset pengguna bersama tim, hasilnya tidak hanya memperkuat kolaborasi, tapi juga membantu anggota tim lainnya untuk fokus pada masalah utama yang dihadapi pengguna.

5. Buat laporan yang mudah dipahami dan bermanfaat
Kamu sudah membuat rencana dengan baik, mengotori tanganmu dengan membuat setumpuk prototipe, dan menyelesaikan semua sesi user research. Langkah terakhir adalah fokus pada analisis dan membagikan datanya. Ini adalah tahap paling berharga dari risetmu.

Referensi