Melakukan analisis laporan keuangan diperlukan metode dan teknik analisis yang tepat. Tujuan penentuan metode dan teknik analisis yang tepat adalah untuk memaksimalkan hasil dari laporan keuangan. Terdapat teknik dalam analisis laporan keuangan menurut Harahap (2010) adalah sebagai berikut:
-
Metode komparatif (Comparative Method)
Metode ini digunakan dengan memanfaatkan angka-angka laporan keuangan dan membandingkannya dengan angka-angka laporan keuangan lainnya.
-
Analisis Trend (Trend Analysis)
Rasio adalah gambaran situasi perusahaan pada suatu waktu tertentu dan dari gambaran ini sebenarnya dapat kita bayangkan kecenderungan (tren) situasi perusahaan di masa yang akan datang melalui gerakan yang terjadi pada masa lalu sampai masa kini. Analisis ini harus menggunakan teknik perbandingan laporan keuangan beberapa tahun dan dari sini digambarkan trennya. Tren analisis ini biasanya dibuat melalui grafik.
- Common size financial statement
Metode ini merupakan metode analisis yang menyajikan laporan keuangan dalam bentuk prestasi. Prestasi itu biasa dikaitkan dengan suatu jumlah yang dinilai penting misalnya asset untuk neraca, penjualan untuk laba rugi.
-
Metode indeks time series
Dalam metode ini dihitung indeks dan digunakan untuk mengkonversikan angka-angka laporan keuangan. Biasanya ditetapkan tahun dasar yang diberi indkes 100. Beranjak dari tahun dasar ini, dibuat indeks tahun-tahun lainnya sehingga dapat dibaca dengan mudah perkembangan angka-angka laporan keuangan perusahaan tersebut pada periode lain.
-
Rasio laporan keuangan
Rasio laporan keuangan adalah perbandingan antara pos-pos tertentu dengan pos lain yang memiliki hubungan signifikan (berarti). Rasio keuangan ini hanya menyederhanakan hubungan antara pos tertentu dengan pos lainnya. Dengan penyederhanaan ini kita dapat menilai hubungan antara pos dan dapat membandingkannya dengan rasio sehingga dapat diberikan penilaian. Adapaun rasio keuangan adalah:
- Likuiditas, menggambarkan kemampuan perusahaan menyelesaikan semua kebutuhan jangka pendek.
- Solvabilitas, kemampuan perusahaan memenuhi atau menyelesaikan kebutuhan jangka panjang.
- Rentabilitas/profitabilitas, kemampuan perusahaan mendapatkan laba melalui semua sumber yang ada, penjualan, kas, asset, dan modal.
- Leverage, mengetahui posisi utang perusahaan terhadap modal maupun asset.
- Activity, mengetahui aktivitas dalam menjalankan operasinya baik dalam penjualan dan kegiatan lainnya.
-
Produktivitas, mengetahui produktivitas unit yang dinilai.
-
Analisis sumber dan penggunaan dana
Analisis sumber dan penggunakaan kas dan dana dilakukan dengan menggunakan laporan keuangan dua periode. Laporan ini dibandingkan dan dilihat mutasinya. Setiap mutasi mempengaruhi pos lainnya.
Selain metode yang digunakan untuk menganalisis laporan keuangan, terdapat beberapa jenis-jenis teknik analisis laporan keuangan. Adapaun jenis-jenis teknik analisis laporan keuangan menurut Harahap (2010) adalah sebagai berikut:
-
Analisis break even
Analisis break even serig digunakan dalam perencanaan keuangan. Namun tidak berarti rumus tersebut tidak dapat digunakan dalam hal yang lain misalnya dalam analisis laporan keuangan. Dalam analisis laporan keuangan kita dapat menggunakan rumus untuk mengetahui:
-
Hubungan antara penjualan, biaya, dan laba.
- Struktur biaya tetap dan variable
- Kemampuan perusahaan memberikan margin untuk menutupi biaya tetap.
-
Kemampuan perusahaan dalam menekankan biaya dan batas dimana perusahaan tidak mengalami laba dan rugi.
-
Analisis laba kotor (gross profit)
Analisis laba kotor lazim digunakan dalam perencanaan keuangan atau budgeting. Namun teknik ini bias digunakan dalam analisis laporan keuangan. Analisis ini menggunakan data penjualan.
- Analisis hubungan (analytical review)
Analytical review lazim dikenal dalam ilmu auditing atau pemeriksaan. Teknik ini dapat digunakan dalam menganalisis laporan keuangan dengan cara melihat hubungan antara satu pos dengan pos lainnya dilihat secara rasional.
- Model analisis: prediksi atau rating
Dalam literature akuntansi para akademik atau peneliti sering melakukan penelitian dengan tujuan untuk memprediksi suatu keadaan dengan menggunakan data historis biasanya laporan keuangan. Beberapa model prediksi yang dikenal adalah:
-
Bound ratin, ini digunakan untuk menghitung peringkat obligasi yang dipasarkan di pasar modal.
- Bankruptcy model, model ini memberikan rumus untuk menilai kapan perusahaan akan bangkrut. Dengan menggunakan rumus yang diisi dengan rasio keuangan maka akan diketahui angka tertentu yang akan menjadi bahan untuk memprediksi kapan kemungkinan suatu
perusahaan akan bangkrut.
-
Net cash flow prediction model, model ini didesai untuk mengetahui berapa besar arus kas masuk bersih perusahaan tahun depan.
- Take over prediction model, model ini dimaksudkan untuk mengetahui kapan kemungkinan perusahaan akan diambil alih oleh perusahaan lainnya.
Dengan adanya metode dan teknik yang digunakan dalam menganalisis laporan keuangan dapat memberikan informasi yang lebih mudah dimengerti, sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi pihak-pihak manajemen.