Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana menghitung dengan Metode Harga Pokok Rata-Rata Tertimbang (Weighted Average Cost Method)?

RU Rudi Cahyono 9 years ago

Metode Harga Pokok Rata-Rata Tertimbang|690x276biaya

Bagaimana menghitung dengan Metode Harga Pokok Rata-Rata Tertimbang (Weighted Average Cost Method) ?

27

Dalam metode Harga Pokok Rata-Rata Tertimbang (Weighted Average Cost Method) harga pokok persediaan produk dalam proses awal ditambahkan kepada biaya produksi sekarang dan jumlahnya kemudian dibagi dengan unit ekuivalensi produk untuk mendapatkan harga pokok rata-rata tertimbang.

Harga pokok rata-rata tertimbang ini kemudian digunakan untuk menentukan harga pokok produk jadi yang ditransfer ke departemen berikutnya atau ke gudang dengan cara mengalikannya dengan jumlah kuantitasnya. Contoh dalam metode ini adalah :

image|445x234
image|447x192

Rumus untuk perhitungan harga pokok rata-rata tertimbang adalah sebagai berikut :

image|451x269

Maka perhitungannya adalah sebagai berikut :

image|438x226

Berdasarkan perhitungan biaya per satuan produk Departemen 1 dalam maka dapat dihitung harga pokok produk selesai yang ditransfer oleh Departemen 1 ke departemen 2 dan harga pokok persediaan produk dalam proses di Departemen 1 pada akhir bulan Januari 2008 yaitu :

image|439x229

Jika perhitungan tersebut di atas disajikan dalam bentuk laporan, maka laporan biaya produksi Dept 1 adalah :

image|443x533

Harga pokok produk yang dihasilkan oleh departemen produksi setelah departemen produksi yang pertama merupakan harga pokok kumulatif, yaitu merupakan penjumlahan harga pokok dari departemen-departemen sebelumnya dengan biaya produksi yang ditambahkan dalam departemen yang bersangkutan.

Dalam metode harga pokok rata-rata tertimbang, untuk menghitung harga pokok per satuan kumulatif produk yang dihasilkan departemen setelah departemen produksi pertama, perlu dihitung rata-rata harga pokok per satuan produk yang berasal dari departemen sebelumnya dan harga pokok rata-rata yang ditambahkan dalam departemen setelah departemen pertama yang bersangkutan.

Rumus perhitungan kedua macam harga pokok per satuan tersebut adalah sebagai berikut :

image|460x136

Harga pokok produk per unit yang ditambahkan dalam Dept setelah Dept pertama

image|456x257

Berdasarkan rumus tersebut maka harga pokok kumulatif per satuan produk yang dihasilkan oleh Departemen 2 dapat dihitung sebagai berikut :

image|459x334

Dari data harga pokok produksi per satuan maka perhitungan harga pokok produk jadi yang ditransfer ke gudang dan harga pokok persediaan produk dalam proses di Departemen 2 adalah sebagai berikut :

image|439x243

Perhitungan tersebut di atas disajikan dalam Laporan Biaya Produksi Departemen 2 sebagai berikut :

image|455x199
image|443x366

Sumber :
Sampurno Wibowo, S.E., M.Si, Yani Meilani, Akuntansi biaya, Politeknik Telkom Bandung, 2009.