Kebutuhan dapat diketahui dan dipahami dengan melalui beberapa cara dan teknik yang dilakukan,
biasanya teknik untuk mengetahui dan memahami kebutuhan pengguna yang dilakukan dengan teknik penggumpulan data kebutuhan pengguna yang dapat dilakukan dengan cara:
1. Wawancara
Wawancara adalah teknik pengumpulan kebutuhan yang paling umum digunakan. Langkah-langkah dasar dalam teknik wawancara adalah :
- Memilih target wawancara
- Mendesain pertanyaan-pertanyaan untuk wawancara
- Persiapan Wawancara
- Melakukan Wawancara
- Menindak lanjuti hasil wawancara
2.Observasi
Hal ini penting karena kadang-kadang pengguna atau manajer tidak dapat mengingat secara keseluruhan apa yang mereka lakukan dan menceritakan kembali ke analisis. Teknik Observasi biasanya dilakukan secara bersama-sama dengan teknik pengumpulan kebutuhan sistem yang lainnya.
3.Kuisioner
Kuisioner adalah sekumpulan pertanyaan tertulis dan biasanya melibatkan banyak orang. Kuisioner bisa dilakukan secara tertulis (paper based) atau secara elektronik.
4.Analisis Dokumen
Teknik ini dilakukan dengan mempelajari material yang menggambarkan sistem yang sedang berjalan. Biasanya dokumen yang sedang diamati berupa form, laporan manual kebijakan, grafik organisasi. Teknik ini dilakukan hanya untuk perusahaan atau organisasi berskala kecil dan belum memiliki sistem yang terkomputerisasi.
5. Diskusi Kelompok
diskusi yang dilakukan berkelompok yang terdiri dari beberapa pengguna.
6. Pembuatan persona
Pembuatan persona dari pengguna yang dikhususkan, yang nanti akan dilanjutkan dnegan penggunaan Emphaty Maps pengguna untuk lebih mudah pengerjaan persona.
Peta Empati terdiri dari lima area yang mewakili elemen komunikasi calon pengguna:
- Apa yang mereka pikirkan.
- Apa yang mereka rasakan.
- Apa yang mereka dengar.
- Apa yang mereka ucapkan.
- Apa yang mereka lakukan.
7. Competitor user testing
Competitor melakukan user testing kepada pengguna guna mengetahui kebutuhan yang diperlukan.
Selain itu ada juga beberapa tips atau langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menganalisa kebutuhan pengguna terhadap sistem:
Tips #1. Selalu menjaga hubungan yang baik dengan pihak perusahaan (instansi). Hal ini cukup penting karena akan memperlancar proses pembangunan software.
Tips #2. Wawancarai seluruh stakeholder atau pihak-pihak yang terkait dengan sistem (software) yang akan dibangun.
Tips #3. Lakukan pengamatan secara langsung proses yang terjadi di perusahaan (instansi), sehingga kita dapat mengetahui secara lebih rinci mengenai permasalahan yang dihadapi dalam menjalankan proses bisnisnya.
Tips #4. Lakukan benchmarking terhadap sistem sejenis atau perusahaan lain yang sudah menerapkan sistem sejenis.
Tips #5. Setelah proses analisa kebutuhan dirasa cukup, buatlah daftar sederhana yang menggambarkan mengenai software yang akan dibangun termasuk batasan-batasannya.
Berikut beberapa referensi terkait:
Referensi 1
Referensi 2
Referensi 3