Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Bagaimana cara memahami pengguna dan kebutuhannya dengan benar?

NI Nikita Tsalis 9 years ago

analysis_req|588x330
Semakin baik memahami kebutuhan pengguna, maka semakin besar kemungkinan dapat merancang dan membangun produk yang sesuai untuk pengguna. Terdapat beberapa cara untuk memahami kebutuhan pengguna.

24

Memahami kebutuhan pengguna merupakan penelitian untuk mengembangkan pengetahuan mendalam tentang pengguna dan konteksnya untuk menggunakan produk. Bagaimana dengan motivasi, pemicu, konteks pengguna yang penting untuk layanan Anda? Penting untuk memahami siapa pengguna dari produk yang akan dikembangkan. Pertimbangkan semua pengguna produk termasuk end users, pengguna di pemerintahan yang memberikan layanan dan perantara utama (jaringan profesional dan pribadi).

Berikut ini cara untuk memahami kebutuhan pengguna dengan baik:
1. Amati dan berbicara dengan end users
Melakukan riset untuk mengamati dan berbicara kepada pengguna. Memahami apa yang pengguna coba untuk lakukan dan masalah apa yang sebenarnya ingin diselesaikan oleh pengguna. Hal tersebut akan menunjukkan apa sebenarnya kebutuhan pengguna.
2. Kebutuhan pengguna bisa fungsional dan emosional
Kebutuhan bisa menjadi hal fungsional yang perlu dilakukan oleh seseorang, misalnya untuk mengecek kelayakan dari produk. Kebutuhan juga bisa emosional, misalnya seseorang stres dan cemas karena butuh kepastian. Kedua jenis kebutuhan tersebut perlu dipahamai jika ingin merancang sebuah produk yang disukai oleh orang, sehingga dapat digunakan dengan mudah dan tanpa bantuan.
3. Tidak ada pengganti ketika berbicara dengan pengguna asli
Anda sendiri perlu mendatangi pengguna dan menemukan kebutuhannya. Anda mungki mendapatkan beberapa kebutuhan pengguna dari Stakeholder, namun Anda tidak mendapatkan hal yang detail dari kebutuhan pengguna. Tidak bisa menjamin pula untuk mendapatkan kebutuhan paling penting pengguna dari para Stakeholder.
4. Perlakukan 'kebutuhan pengguna' dari para Stakeholder sebagai asumsi
Anda bukan pengguna dan Anda tidak bisa berpikir sebagai pengguna karena pola pikir dan cara pandang seseorang terhadap suatu produk pasti berbeda, kecuali Anda bertemu langsung dengan pengguna secara teratur agar bisa mendapatkan apa yang benar-benar pengguna butuhkan. Apabila mendapatkan beberapa list kebutuhan pengguna dari Stakeholder, maka jadikanlah hal itu sebagai asumsi dan verifikasikan langsung kepada pengguna untuk memastikan kebenarannya.

  1. Pergi ke lapangan
    Pada tahap penemuan proyek, tim harus berada di lapangan untuk melakukan penelitian pengguna. Anda harus menemukan apa yang end users lakukan saat menemukan produk Anda. Harus dipastikan bahwa produk Anda adalah sesuatu yang mendukung atau membantu tugas yang orang lain coba lakukan.

  2. Memahami kebutuhan pengguna akan menghemat biaya
    Memahami kebutuhan pengguna memungkinkan perancangan produk yang lebih baik, yang menghasilkan penyesuaian lebih tinggi, hasil kebijakan yang lebih efektif, kesalahan pengguna dan ketidakakuratan lebih sedikit, mengurangi permintaan kegagalan dansecara keseluruhan membuat nilai produk Anda lebih baik serta lebih murah dalam menjalankan.

Sumber:
https://guides.service.gov.au/digital-service-standard/1-understand-user-needs/