Metode PERT atau Program Evaluation and Review Technique merupakan sebuah metode penjadwalan proyek untuk menganalisa dan mewakili tugas yang terlibat dalam menyelesaikan proyek yang diberikan, PERT juga merupakan suatu metode yang bertujuan untuk (semaksimal mungkin) mengurangi adanya penundaan kegiatan (proyek, produksi, dan teknik) maupun rintangan dan perbedaan-perbedaan, mengkoordinasikan dan menyelaraskan berbagai bagian sebagai suatu keseluruhan pekerjaan dan mempercepat selesainya proyek-proyek (Nurhayati, 2010).
Dengan menggunakan metode PERT maka diharapkan akan mendapatkan hal-hal terkait proyek seperti dibawah ini.
-
Waktu pengerjaan proyek (proyek selesai)
-
Urutan pekerjaan
-
Waktu pekekerjaan yang memakan waktu paling lama
-
Pekerjaan yang tertunda
-
Pekerjaan yang harus dapat perhatian khusus
Dalam menggunakan metode ini diperlukan juga tiga perkiraan durasi untuk setiap aktivitas individu, sebagai berikut:
-
Optimistic time estimate
Merupakan waktu sesingkat mungkin di mana aktivitas dapat diselesaikan, dan mengasumsikan bahwa segala sesuatu harus berjalan sempurna.
-
Realistic time estimate
Merupakan waktu yang paling mungkin dimana aktivitas dapat diselesaikan dalam keadaan normal.
-
Pessimistic time estimate
Merupakan waktu terpendek yang mungkin dibutuhkan oleh aktivitas, dan mengasumsikan skenario terburuk.
Adapun rumus yang digunakan untuk menentukan expected time (waktu yang diperkirakan) adalah sebagai berikut.
(Optimistic time estimate + (4 x Realistic time estimate) + Pessimistic time estimate ) / 6
[details="Referensi"]
http://www.pmknowledgecenter.com/dynamic_scheduling/baseline/program-evaluation-and-review-technique-pert-incorporating-activity-time-variability
[/details]