Ekonomi kelembagaan merupakan cabang ilmu ekonomi yang relatif baru dibandingkan dengan cabang ilmu ekonomi lainnya. Meskipun demikian, cabang ilmu ekonomi kelembagaan sesungguhnya lahir karena kegagalan ilmu ekonomi klasik dan neoklasik dalam menjelaskan mengenai superioritas mekanisme pasar yang menimbulkan ketimpangan dalam distribusi pendapatan, kerusakan lingkungan dan eksploitasi pihak yang kuat terhadap pihak yang lemah.
Dalam perkembangannya, hingga saat ini masih terjadi keragaman pandangan antar penganut aliran ekonomi kelembagaan namun demikian penganut aliran ini meyakini bahwa ilmu ekonomi merupakan kesatuan yang utuh dari ilmu-ilmu sosial
Memahami sejarah tentang ekonomi kelembagaan ternyata sangat sederhana. Munculnya aliran ekonomi kelembagaan sesungguhnya merupakan kekecewaan terhadap aliran ekonomi sebelumnya yang tidak mampu mengatasi krisis ekonomi khususnya di negara berkembang. Dalam buku Economics in The Future (1976), digambarkan dengan jelas alasan-alasan serta pendapat yang menginginkan adanya pertimbangan kelembagaan dalam memahami ekonomi suatu negara. Keyakinan ini diperkuat oleh tulisan Omerod (1994) dalam bukunya yang berjudul the death of economics.
Omerod menyatakan bahwa aliran neoklasik banyak memberikan pandangan yang menyengsarakan masyarakat di berbagai negara karena bagaimanapun negara berkembang belum memiliki dukungan kelembagaan yang kuat sehingga campur tangan negara dengan kebijakan fiskal dan moneternya tetap diperlukan agar perekonomian suatu negara dapat berkembang dengan kesejahteraan yang relatif merata.
Ekonomi kelembagaan lama dimulai saat Thorstein Veblen mengkritisi asumsi dasar teori kegunaan marginal. Aliran ekonomi kelembagaan lama muncul pada pertengahan abad ke dua puluh. Ketenaran Veblen dengan gaya ekonomi kelembagaan lama memudar di abad ke duapuluh yang pertengahan yang ditandai dengan menguatkan pengaruh Ronald Coase dan Oliver Williamson. Dikatakan bahwa aliran baru muncul pada akhir abad ke dua puluh. Secara umum, aliran ekonomi kelembagaan baru ditandai dengan masuknya analisis ekonomi dalam memahami kelembagaan.
[details="Referensi"]
Vipriyanti, N U. 2008. Teori dan Aplikasi ekonomi kelembagaan bagi perencana pembangunan. Denpasar : Universitas Mahasarasvati.
[/details]