Customer Discovery adalah proses dalam mencari kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan pengguna dalam produk kita. Karena produk kita seharusnya menyelesaikan permasalahan-permasalahan mereka.
Tahap ini penting untuk dilakukan karena pada dasarnya kita membuat produk untuk pelanggan, sehingga apapun yang mungkin kita ketahui tentang target pelanggan hanyalah sebatas asumsi jika tidak dilakukan penggalian lebih dalam mengenai hal tersebut. Apabila tahap ini tidak dilakukan, masih ada kemungkinan bahwa produk kita akan sesuai dengan pelanggan yang kita maksudkan, namun akurasinya akan sangat diragukan karena kemungkinan hal tersebut hanya terjadi karena keberuntungan semata.
Untuk lebih memahami customer discovery perlu adanya inisiatif untuk langsung terjun melakukannya kepada pelanggan karena konsep hanyalah sebatas konsep dan tidak akan terasa dampaknya apabila tidak dicoba oleh tim pengembang produk. Untuk membantu proses customer discovery, ada beberapa proses yang dapat dilakukan dalam melakukan customer discovery yaitu sebagai berikut :
1. Pembagian kerja
Memutuskan siapa yang akan mewakili tim anda
2. 4 hipotesis
Melakukan pengujian 4 hipotesis dasar tentang bisnis startup potensial dengan pelanggan sungguhan
* Hipotesis permasalahan
* Hipotesis solusi
* Hipotesis harga
* Hipotesis go-to-market
3. Melakukan pengujian dengan pelanggan
* Membuat daftar dari 50 pelanggan sasaran yang sesuai dengan kategori-kategori anda. Beri tanda mereka yang menjadi pasar utama anda namun tetap menyertakan demografi dari keseluruhan pasar anda.
* Coba untuk berbicara dengan tiap individu setiap minggunya. Dekati orang-orang asing yang memiliki kemungkinan pendapat objektif lebih tinggi
* Berikan pertanyaan yang berkaitan dengan hipotesis anda dengan cara menstimulasi terjadinya dialog
4. Definisikan ulang hipotesis anda dengan mempertimbangkan timbal balik dari pengguna yang sudah anda dapatkan dan diskusikan hal tersebut dengan mentor anda
5. Mengulangi proses customer discovery
Referensi : 4 Langkah Customer Discovery