Analytical techniques adalah suatu alat yang digunakan oleh project manager/project leader untuk menganalisis suatu permasalahan pada manajemen projek. Alat yang digunakan bisa bervariasi sesuai dengan kebutuhan dari projek yang sedang dikerjakan.
Macam-macam analytical techniques :
a. Forecasting (perkiraan) : Sebuah perkiraan atau prediksi dari suatu kondisi dan peristiwa yang mungkin terjadi di masa depan yang mempengaruhi pengerjaan suatu projek. Informasi yang ada didapat dari kinerja projek yang sebelumnya telah dilakukan dan kinerja yang diharapkan dari projek di masa depan dan informasi tersebut bisa mempengaruhi pengerjaan projek tersebut seperti perkiraan kapan selesainya project tesebut dan estimasi biaya yang dikeluarkan.
Ada 3 hal yang penting yang dianalisis dalam forecasting, yaitu :
1. Time-Series : Memprediksi kinerja yang akan dilakukan berdasarkan kinerja masa lalu. Secara umum, analisis forecasting time series ini lebih akurat untuk digunakan jangka pendek karena diharapkan kejadian di masa depan sama dengan kejadian yang ada di masa lalu sehingga seorang analis atau projek manager bisa memperkirakan langkah apa yang akan diambilnya. Analisis prediksi menggunakan forecasting time series akan semakin tidak akurat jika digunakan hingga jangka panjang karena kita tidak bisa memperkirakan langkah apa yang kita ambil jika tidak sesuai dengan kejadian di masa lalu
2. Regresion Analysis : Mengasumsikan bahwa sebuah hasil dari sebuah variable dipengaruhi oleh variable lain. Sebagai contoh kita mengasumsiskan budget adalah sebuah variable yang berpengaruh kepada sumber daya, ketersediaan dan biaya. Asumsi tersebut bisa menghasilkan analisis yang diharapkan bisa membantu jalannya suatu projek.
3. Expert Opinion : Memperkirakan estimasi biaya dan kinerja berdasarkan pengetahuan dan pendapat dari para ahli (expert). Seorang expert dapat memperkirakan berapa estimasi biaya dan kinerja yang akan di lakukan pada pengerjaan projek berdasarkan pengalamannya. Terkadang metode expert opinion ini para expert hanya memperkirakan asumsi-asumsi yang dia keluarkan tanpa melihat kondisi dari suatu projek yang sedang dilakukan sehingga asumsi atau perkiraan yang dia berikan kadang tidak akurat.
b. Grouping methods : Teknik analisis dimana sebuah klasifikasi dibentuk menjadi beberapa kategori kelompok. Ada beberapa metode yang digunakan dalam grouping methods, yaitu :
1. Cluster Analysis : Suatu jenis analisis dimana data yang telah dikumpulkan akan dikelompokkan berdasarkan karakteristiknya dari data tersebut.
2. Discriminant Analysis : Metode pengelompokan yang mengidentifikasi suatu karakteristik yang karakteristik tersebut akan membedakan antar kelompok.
3. Exploratory Study : Mengidentifikasi hubungan antar variable sesuai dengan sifat dari variable tersebut
c. Multi equation modelling : Metode ini merupakan metode lanjutan dari Regresion analysis pada metode forecasting yang dimana metode ini bertujuan untuk memeriksa jalannya suatu variable. Ada 2 type dari multi equation modelling, yaitu :
1. Path Analysis : Memeriksa beberapa penyebab secara langsung atau tidak langsung dari suatu hasil jalannya sebuah variable, didalam path analysis terdapat path diagram yang digunakan untuk mengidentifikasi jalanya suatu variable.
2. Structural equation modelling : Memperluas path analysis dengan menggunakan beberapa indikator untuk mengamati jalannya suatu variable dalam suatu model.
Referensi :
https://www.researchconnections.org/childcare/datamethods/analyticaltechniques.jsp#multiple
http://www.dummies.com/careers/project-management/pmp-certification/monitor-and-control-project-work-tools-and-techniques-on-the-pmp-certification-exam/