Ada 3 langkah yang digunakan dalam melakukan proses MVP secara sederhana, langkah – langkah ini telah disaring dari beberapa metodologi, seperti Lean, Agile, dan Guerrilla. Berikut adalah langakah – langkahnya :
1. Mulailah dengan satu (single), produk sederhana yang memcehakan sub-set kecil dari masalah besar
-
Terus lakukan iterasi, sambil terus memcehakan masalah terkait yang lebih bedar dalam perjalanan untuk menyelesaikan masalah besar
-
Terus komunikasi visi Masalah Besar yang akan dipecahkan.
3 langkah proses MVP yang sederhana itu diterapkan oleh pengusaha yang luar biasa yaitu Elon Musk. Elon Musk adalah tokoh bisnis, penemu, dan industrialis Amerika Serikat. Ia merupakan pendiri dan CEO SpaceX. Setelah mengikuti kuliah perdagangan di Queen's School of Business selama dua tahun, Musk mendapatkan gelar sarjana ekonomi dari the Wharton School of the University of Pennsylvania dan sarjana fisika. Ia mendirikan SpaceX, Tesla Motors, dan ikut mendirikan PayPal.
Musk adalah pendiri beberapa perusahaan teknologi populer, termasuk SpaceX yang bergerak di teknologi antariksa; Tesla Inc. yang bergerak di bidang otomotif; OpenAI, SolarCity, Neuralink, serta beberapa perusahaan lainnya.
Musk menyatakan bahwa didirikannya perusahaan-perusahaan ini bertujuan untuk mengubah dunia dan kehidupan manusia termasuk mengurangi pemanasan global melalui peningkatan produksi dan konsumsi energi terbarukan. Ia juga berharap dapat mengurangi "risiko punahnya umat manusia" dengan meningkatkan teknologi untuk hidup di planet lain, khususnya di Mars.
-
Mulailah dengan produk sederhana yang memecehakan masalah kecil. Elon Musk meluncurkan mobil listrik, yang dalam waktu kurang dari 3 tahun menajdi mobil listrik plugin terlaris di dunia.
-
Terus lakukan iterasi, sambil terus memecahkan masalah yang lebih besar. Daya tahan baterai terus meningkat sehingga mobil semakin maju, kinerja meningkat menjadi 60 mph dalam 2,28 detik, teknologi self – driving dsb.
-
Terus komunikasikan visi untuk menyelesaikan masalah besar. Visi utama Musk adalah mencari planet yang sepenuhnya didukung oleh matahari dan akhirnya dapat dijadikan sebagai tempat tinggal. Walaupun Dia bukan komunikator terbaik dunia, banyak pidatonya yang canggung (dia semakin membaik seiring berjalannya waktu), Namun dia telah menarik perhatian dunia karena dia terus-menerus menyampaikan visinya.
Pengusaha sangat sering membuat kesalahan dengan memulai segala sesuatunya dengan Masalah Besar. Mereka kemudian mengirimkan MVP, tetapi pasar tidak merespon karena mereka tidak membawa kita pada perjalanan yang diperlukan. Hasilnya tentu saja MVP yang tidak dapat diubah dan sering menghasilkan pivot.
Sumber: https://medium.freecodecamp.org/what-the-hell-does-minimum-viable-product-actually-mean-anyway-7d8f6a110f38