Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apa saja jenis dari Focus Group Discussion?

Focus Group Discussion

image|690x246

FGD adalah suatu proses pengumpulan data dan informasi yang sistematis mengenai suatu permasalahan tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok. Terdapat beberapa jenis FGD yang biasa digunakan dalam customer research, apa sajakah itu?

25

Jenis Focus Group Discussion

Terdapat beberapa jenis dari Focus Group Discussion (FGD), yaitu:
1. Single focus group
Diskusi ini adalah tipe kelompok fokus klasik dimana semua peserta ditempatkan dalam satu kelompok untuk membahas topik secara interaktif.

  1. Two-Way Focus Group
    Diskusi ini melibatkan penggunaan 2 kelompok. Satu kelompok secara aktif mendiskusikan topik dan kelompok lainnya mengamati kelompok pertama lalu mendiskusikan interaksi mereka dan menarik kesimpulan. Dengan mendengar apa yang dipikirkan kelompok lain, hal ini membuka lebih banyak diskusi dan dapat memimpin kelompok kedua ke kesimpulan yang berbeda dari yang mungkin telah dicapai tanpa mendengar pendapat kelompok lain.

  2. Dual-Moderator Focus Group
    Diskusi ini melibatkan 2 moderator. Moderator pertama memastikan kelancaran sesi diskusi, sementara moderator yang lain memastikan bahwa semua topik yang dibahas. Diskusi dengan hanya satu moderator terkadang bisa membelok dari titik utama, namun dengan dua moderator dapat memastikan sesi yang lebih produktif.

  3. Dueling-Moderator Focus Group
    Diskusi ini menggunakan dua moderator yang bermain advokasi satu sama lain. Kedua moderator dengan sengaja berada pada sisi yang berlawanan pada isu atau topik saat berdiskusi agar memicu diskusi.

  4. Client-Participant Focus Group
    Diskusi ini melibatkan satu atau lebih perwakilan klien untuk berpartisipasi dalam diskusi, baik secara tertutup/rahasia ataupun terbuka. Hal Ini memberi klien lebih banyak kendali atas diskusi. Jika ada bidang-bidang khusus yang diinginkan klien, misalnya, klien dapat memimpin diskusi ke mana dia ingin pergi.

  5. Respondent-Moderator Focus Group
    Diskusi ini melibatkan satu atau lebih dari responden diminta untuk bertindak sebagai moderator sementara. Orang yang mengajukan pertanyaan sering mempengaruhi jawaban peserta, oleh karena itu, ketika orang yang berbeda mengambil peran moderator, hal ini dapat meningkatkan peluang jawaban yang lebih beragam dan tanggapan yang lebih jujur.

  6. Mini Focus Group
    Diskusi ini melibatkan kelompok yang terdiri dari empat atau lima anggota bukan 8 sampai 12.

  7. Teleconference Focus Group
    Diskusi ini menggunakan panggilan konferensi, ruang obrolan, jaringan telepon, atau sarana oline lainnya untuk melakukan grup fokus untuk memungkinkan penjangkaian yang lebih baik kepada peserta diskusi.

    Kelompok fokus dapat bertemu melalui telekonferensi jika secara geografis terbatas untuk mengumpulkan semua peserta bersama dalam satu ruangan. Meskipun kelompok fokus jenis ini mungkin tidak seefektif pertemuan langsung (peserta tidak akan bisa membaca bahasa tubuh orang lain), teleconferencing mungkin masih mencukupi dalam situasi tertentu.

  8. Online Focus Groups
    Dalam diskusi ini semua anggota yang berpartisipasi dapat berbagi informasi dan tanggapan melalui layar komputer mereka dengan menggunakan internet.

    Orang yang berpartisipasi dalam kelompok-kelompok ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu moderator, peserta dan pengamat. Kelompok fokus online bekerja seolah-olah ada cermin dua arah di ruangan: Pengamat dapat melakukan sesi obrolan "ruang belakang" khusus yang hanya dapat diakses oleh moderator atau pengamat lain.

Sumber:
Types of Focus Groups

https://bizfluent.com/list-6067727-types-focus-groups.html