Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Apakah Kepuasan Kerja Dipengaruhi oleh Usia?

Kepuasan kerja merupakan perasaan positif yang kita rasakan dari hasil evaluasi terhadap perkerjaan yang dilakukan (Robbins & Judge, 2017). Apakah kepuasan kerja seorang individu dipengaruhi oleh tingkat usia mereka?

Robbins, S.P., Judge, T. A.(2017). Organizational Behaviour sixteenth ed. Pearson Education. inc

34
Ya, usia dapat mempengaruhi kepuasan kerja seseorang. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa usia memainkan peran penting dalam kepuasan kerja.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja pada usia tertentu antara lain:

  1. Usia Muda: Pada usia muda, kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh kesempatan untuk belajar dan berkembang dalam pekerjaan, serta peluang untuk memperoleh promosi dan kenaikan gaji. Pada usia ini, seseorang mungkin lebih berfokus pada pengembangan karir dan pencapaian tujuan jangka pendek.
  2. Usia Tengah: Pada usia ini, kepuasan kerja lebih dipengaruhi oleh stabilitas pekerjaan dan keamanan finansial. Seseorang mungkin memiliki tanggung jawab keluarga yang lebih besar dan perhatian yang lebih besar pada keseimbangan kehidupan kerja dan kehidupan pribadi.
  3. Usia Lanjut: Pada usia lanjut, kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pengakuan dan apresiasi, dukungan dari manajer dan rekan kerja, dan fleksibilitas dalam pekerjaan. Seseorang mungkin juga lebih memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan mereka di tempat kerja.

Namun, perlu diingat bahwa kepuasan kerja juga dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya, seperti jenis pekerjaan, budaya perusahaan, kepribadian, dan faktor eksternal seperti kondisi ekonomi dan lingkungan sosial. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan banyak faktor saat membahas kepuasan kerja dan usia.

Penelitian-penelitian Terkait Usia dan Kepuasan Kerja

Banyak penelitian yang telah dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara usia dan kepuasan kerja. Beberapa studi yang menarik adalah:

  1. Penelitian yang dilakukan oleh Sage Journals pada tahun 2015 menunjukkan bahwa usia mempengaruhi kepuasan kerja secara signifikan. Studi ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja menurun seiring bertambahnya usia, terutama pada usia antara 35-44 tahun dan 55-64 tahun.
  2. Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Vocational Behavior pada tahun 2014 menunjukkan bahwa usia dapat mempengaruhi persepsi tentang kontrol pekerjaan dan dukungan sosial, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kepuasan kerja. Studi ini menunjukkan bahwa orang yang lebih tua lebih membutuhkan kontrol pekerjaan yang lebih tinggi dan dukungan sosial yang lebih baik untuk merasa puas dalam pekerjaan mereka.
  3. Penelitian yang dilakukan oleh European Journal of Work and Organizational Psychology pada tahun 2012 menunjukkan bahwa usia dapat mempengaruhi persepsi tentang arti pekerjaan dan kontribusi pada organisasi. Studi ini menunjukkan bahwa orang yang lebih muda lebih mungkin merasa bahwa pekerjaan mereka memiliki arti dan kontribusi pada organisasi, sementara orang yang lebih tua mungkin merasa kurang dihargai dan merasa bahwa kontribusi mereka kurang dihargai.

Secara keseluruhan, studi-studi ini menunjukkan bahwa usia memang mempengaruhi kepuasan kerja seseorang. Namun, penting untuk diingat bahwa kepuasan kerja juga dipengaruhi oleh banyak faktor lainnya, seperti jenis pekerjaan, budaya perusahaan, kepribadian, dan faktor eksternal seperti kondisi ekonomi dan lingkungan sosial.