Sosok Ery dikenal sebagai koreografer yang suka melakukan pencarian ekspresi baru dalam setiap karyanya. Terdapat salah satu ciri khas yang muncul dalam setiap pementasan karyanya adalah tidak menggunakan iringan musik atau instrumen khusus. Para penari sendirilah yang menciptakan musik melalui nyanyian, tepukan tangan, pukulan ke anggota tubuh, atau tabuhan pada kain celana galembong. Lalu, berkat ketekunannya dalam mengkreasikan tari Minang kontemporer, Ery Mefri sudah beberapa kali tampil di festival tari dunia, antara lain di Singapura, Essen, Mülheim an der Ruhr, Tokyo, Berlin, dan London.