Platform Lifelong Learning Indonesia
Digital Intelligence Campus
for Talent, Innovation and Outcomes
Smart Community, Smart Society

Mengapa Lari-Lari Membuat Capek dan Haus?

WA Wanda Maximoff 8 years ago

http://cdn2.tstatic.net/style/foto/bank/images/olahraga-berlebihan_20161118_171934.jpg

Jika merasakan capek setelah berlari dalam waktu yang cukup lama itu karena kebutuhan oksigen meningkat yang tidak diimbangi dengan kemampuan paru-paru untuk menyaring oksigen.

Akhirnya otak memerintahkan paru-paru untuk melakukan pernapasan anaerob atau pernapasan tanpa oksigen.

Pernapasan dengan cara ini menyebabkan otot memproduksi asam laktat berlebih. Ini yang membuat kita merasa letih, nyeri, dan merasa capek setelah berlari selama beberapa waktu.

20

Kita merasakan capek setelah berlari dalam waktu yang cukup lama itu karena kebutuhan oksigen meningkat yang tidak diimbangi dengan kemampuan paru-paru untuk menyaring oksigen.

Akhirnya otak memerintahkan paru-paru untuk melakukan pernapasan anaerob atau pernapasan tanpa oksigen.

Pernapasan dengan cara ini menyebabkan otot memproduksi asam laktat berlebih. Ini nih yang bikin kita merasa letih, nyeri, dan merasa capek setelah berlari selama beberapa waktu.

Saat berolahraga baik lari maupun olahraga lainnya, kebutuhan air menjadi lebih banyak karena suhu tubuh meningkat dan tubuh menjadi panas. Suhu yang meningkat tentu akan sangat berbahaya bagi tubuh kita. Berkeringat adalah cara tubuh untuk mendinginkan panas tubuh.
Keringat yang keluar ini sebagian besar terdiri atas air sehingga kita jadi merasa haus kalau lari-lari. Supaya gak dehidrasi pastikan selalu sedia air minum ya ketika berolahraga.

Sumber:
http://sains.me/